Detak-Palembang.com PALEMBANG – Menjadi korban penganiayaan Hendrik (39) melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polrestabes Palembang Minggu,(3/5).

Dia ternyata di keroyok temannya karena motif pelapor belum melunasi hutang pembelian motor kepada terlapor.

“Saya pada waktu itu membeli motor kepada pelaku, namun saya lupa berapa harganya karena sudah lumayan lama,” ujarnya kepada petugas SPKT Polrestabes Palembang, Minggu (3/5).

Menurut warga Jalan Rambutan Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II kota Palembang ini dia mengakui memang belum melunasi hutangnya tersebut.

“Saat saya sedang mengendarai motor tersebut, saya melawati Lorong Kemas, Gang Kenari, Kecamatan Ilir Timur III dan tiba-tiba bertemu dengan pelaku dan teman-temannya,” katanya.

Lalu saat korban bertemu dengan pelaku saat itu juga pelaku menaggih uang motornya kepada korban.

“Saat saya diberhentikan pelaku dan teman-temannya, kemudian pelaku meminta uang motornya yang belum saya lunasi, saya lupa berapa lagi hutang saya kepada pelaku. Karena saat itu saya mengatakan belum ada uang untuk membayarnya lantas pelaku dan teman-temannya langsung menganiaya dan mengeroyok saya,” ungkapnya.

Diketahui korban ingin membeli motor pelaku dikarenakan saat itu korban sedang bekerja dan membutuhkan uang.

“Pada saat itu di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tidak begitu banyak orang sehingga tidak ada yang memisahkan, karena saat itu pelaku dan teman nya sudah puas memukul saya lantas pelaku langsung kabur dengan membawa sepeda motor saya tadi,” tegasnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian kepala, sakit pada bagian wajah dan pinggang.

“Saya tidak begitu melihat berapa orang yang mengeroyok saya lantaran pada waktu itu saya sibuk menahan pukulan dari pelaku,” tutupnya.

Tidak terima dirinya menjadi korban pengeroyokan lantas korban mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polrestabes Palembang untuk membuat laporan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang membenarkan, adanya laporan pengeroyokan yang dialami korban.

“Laporan sudah diterima anggota dan akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang,”pungkasnya