Cabai merah besar menjadi salah satu komoditi di pasar tradisional Palembang yang mengalami penurunan harga (Inge / Detak-Palembang.com)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Berbagai komoditi di pasar tradisional Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami penurunan.

Diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Sumsel Iwan Gunawan Syaputra, ada tujuh komoditi yang harganya menurun dibandingkan beberapa minggu lalu.

Seperti telur ayam dari Rp19.400 per Kilogram (Kg) menjadi Rp18.500 per Kg atau menurun 5,2 persen, cabe merah besar menurun sebanyak 14 persen. Yaitu dari dari Rp24.200 per Kg menjadi Rp20.800 per kg.

Harga cabe merah keriting menurun dari Rp25.400 per Kg menjadi Rp23.700 per Kg atau menurun sebesar 6,7 persen. Lalu, cabe rawit merah menurun 13 persen yaitu dari Rp40.000 per Kg menjadi Rp34.800 per Kg.

“Untuk harga cabe rawit hijau dari Rp43.000 per Kg menjadi Rp.37.200 per Kg atau menurun sebesar 13,5 persen. Harga bawang merah dari Rp53.600 per Kg menjadi Rp52.200 per Kg atau sebesar 2,6 persen,” katanya, Senin (11/5/2020).

Sedangkan bawang putih menurun sebesar 5,7 persen, dari bawang putih menjadi Rp34.800 per Kg menjadi Rp32.800 per Kg.

Untuk komoditi cabe yang mengalami penurunan, karena mulai masuk musim.panen dan musim hujan.

“Biasanya mendekati lebaran akan merangkak naik lagi,” ujarnya.

Harga tersebut dipantau di Pasar Tradisional Kilometer 5 Palembang, sebagai pasar sampling stok komoditi Sumsel.

Iwan Gunawan memastikan, stok bahan pokok relatif stabil dan aman hingga lebaran nanti.

“Kalau beras surplus sampe empat bulan ke depan,” ucapnya.