Detak-Palembang.com PALEMBANG – Pengisian sensu penduduk secara online yang seharusnya berakhir pada tanggal 31 Maret di perpanjang hingga 29 Mei 2020.

Hal itu dituturkan langsung Kepala
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel Endang Tri Wahyuningsih. Menurutnya kebijakan itu karena dampak dari bencana COVID-19.

‘Hingga sekarang sensus penduduk masih baru setengahnya targetkan pengisian. Karena dampak COVID-19 kita perpanjang,”jelasnya singkat Kamis,(2/4)

Dilanjutkannya dari data bulan Maret sudah ada 413,6 ribu Kartu Keluarga (KK) di Sumsel yang telah melaksanakan pengisian.

“Kalau ditinjau dari BPS Sumsel aktifitas pengisi online sekitar 1,59 juta penduduk atau baru mencapai persentase rata-rata 17,8% dari target pengisian online di angka 29,25%,”ungkapnya

Ditanya soal respon penduduk secara nasional terisi pengisi sensus penduduk secara persentase bagaimana? Menurutnya kondisi kategori baik karena tidak terlalu rendah dan juga tinggi mencapai persentase 50 %.

“Hal itu berdasarkan penghitungan pada bulan 29 Mei, BPS sudah mencatat jumlah penduduk yang mengisi sensus Penduduk Online sebanyak 32,4 juta penduduk se-Indonesia,”pungkasnya (mol)