Detak-Palembang.com PALEMBANG – Seorang warga Banyuasin Syainudin (22) nyaris meninggal karena di amuk masa akibat kepergok mencuri kartu Perdana handphone.

Hal itu terjadi Sabtu,(25/4) sekitar pukul 21.30 WIB. Warga tercatat tinggal di Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin mencuri. Pelaku kedapatan mencuri dua kartu perdana Telkomsel dan satu voucher Exis di konter HP milik Dedi (30), di Jalan Tegal Binangun, Ruko Valencia, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju.

Diketahui pelaku dalam menjalankan aksinya tidak sendirian namun bersama dengan satu orang temannya.

Beruntung pada saat bersamaan datang anggota opsnal reskrim Polsek Plaju yang melakukan patroli melintas di TKP, sehingga nyawa pelaku dapat diselamatkan dari amukan massa.

Sementara, satu orang temannya yang berinisial AAB, berhasil melarikan diri dengan sepeda motor dan saat ini masih dalam pengejaran anggota Reskrim Polsek Plaju.

Kapolsek Plaju, AKP Tamimi didampingi Kanit reskrim, Ipda Riyadi, membenaran pihaknya berhasil mengamankan seorang pelaku curat yang beraksi di wilayah hukumnya.

“Dia beraksi berdua, tapi temannya berhasil kabur. Dari tersangka ini, kita amankan dua kartu perdana telkomsel, satu voucher exis, dan sebilah sajam yang diselipkan dipinggang pelaku,” ujarnya Senin (27/4).

Sementara itu, tersangka Syainudin mengakui bahwa dia dan pelaku AAB (DPO) telah melakukan percobaan pencurian di konter milik korban.

“Saya tidak tahu kalau kejadiannya seperti ini dan saya diajak maling, waktu itu saya cuma disuru teman saya itu beli kartu perdana dan voucher.Namun teman saya itu malah memanggil saya dan menyuru saya langsung naik ke motornya untuk kabur. Tapi malah saya dikejar masa dan ditangkap sementara teman saya berhasil melarikan diri menggunakan motornya,” tutupnya dengan wajah lebam.