Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji saat menggelar jumpa pers

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Ada ada saja aksi kelompok anak baru gede (ABG) di tengah pandemi COVID-19 mereka melakukan hendak melakukan tawuran. Alhasil kesebelasannya di jebloskan kedalam sel penjara Mapolrestabes Palembang.

Dalam conferensi press Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji Senin,(13/4) menegaskan kesebelas ABG dtindak sesuai hukum dengan KUHP pasal 214 dijerat 4 tahun penjara. Pihaknya menangkap pelaku berbekal alat bukti Closed circuit television (CCTV) yang terpasang di simpang Cinde. Lalu melakukan penangkapan saat pelaku hendak kembali menggulang aksi tawuran.

“Tentunya ini sangat meresahkan meskipun mereka masih ABG dan orang tua kita panggil untuk melakukan pembinaan. Namun hukum adalah hukum mereka kita proses sesuai hukum yang berlaku,”tegas Anom Senin,(13/4)

Menurut orang nomor satu di Kepolisian Palembang ini, dalam himbauan pemerintah pun telah jelas di masa pandemi COVID-19 dilarang untuk berkumpul. Terlebih lagi aksi tawuran sangat meresahkan masyarakat.

“Mereka kita amankan hendak tawuran kita telah melakukan pencegahan. Kita juga amankan barang bukti berupa senjata tajam,”pungkasnya

Penangkap kesebelas ABG dilakukan anggota polisi Polsek Ilir Timur (IT) I di backup Sat Reskrim Polrestabes Unit Ranmor pada hari Minggu, (12/4) sekitar pukul 03.00 WIB tepatnya di depan pasar Cinde. Kesebelas pelaku notabene masih berumur belasan tahun mereka berinisial RF (13), BN (15) RS (14) MT (14) EA (14) RB (14) MT (15) MZ (15) MR (14) MF (14) dan RR (20)