Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kodam II/Sriwijaya menerima bantuan berupa alat-alat kesehatan (Alkes) berupa 32 Jerigen cairan Disinfektan dan Hand Sanitizer dari Kasad Jenderal TNI Andika Prakasa untuk penanganan Covid-19 di wilayah Kodam II/Swj. Cairan tersebut diserahkan oleh Pabandya Bekang Slogdam II/Swj Letkol Cba Sugeng kepada Kakesdam II/Swj Kolonel Ckm dr. Asep Usmanto Sukarsa, Sp.B., Selasa (31/3/2020) bertempat di Markas Kesdam II/Swj Jl. Sekanak, kawasan BKB Palembang.

Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Darmawan mengatakan bahwa, bantuan kesehatan berupa cairan Disinfectan dan Hand Sanitizer tersebut untuk dipergunakan dalam penanganan Covid-19 di Rumah Sakit Tentara (RST) yang ada di wilayah Kodam II/Swj.

“32 Jerigen cairan Disinfectan dan Hand Sanitizer tersebut nantinya akan dibagikan kepada 7 Rumah Sakit Tentara yang tersebar di wilayah Kodam II/Sriwijaya”, ungkap Kolonel Inf Djohan, Selasa (31/3/2020).

Ketujuh Rumah Sakit Tentara yang dimaksud adalah ;

1. RS. TK. II 02.05.01 Dr.AK. Gani Palembang, 9 jerigen.

2. Rumkit TK IV. Dr. Bratanata Jambi, 4 jerigen.

3. Rumkit TK IV .02.07.04 Bandar Lampung, 4 jerigen.

4. Rumkit TK IV 02.07.01 Zainul Arifin Bengkulu, 4 jerigen.

5. Rumkitban Pangkal Pinang, 3 jerigen.

6. Rumkit IV Dr. Nusmir Baturaja, 4 jerigen.

7. Rumkit IV. 02.07.02 Lahat, 4 jerigen.

“Dengan diterimanya bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kesiapan Kodam II/Sriwijaya dalam upaya membantu pemerintah daerah melakukan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19”, terangnya.

Kapendam menyampaikan, upaya ini merupakan tindak lanjut perintah dari Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, untuk menyiapkan RST yang ada di jajarannya menghadapi kondisi darurat merebaknya Virus Corona (Covid-19).

Dia juga menambahkan, Kodam II/Swj sudah menyiapkan ruang isolasi khusus untuk penanganan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau indikasi terinveksi Corona.

“Dalam upaya melakukan pencegahan menyebarnya Covid-19, Pangdam juga telah memerintahkan kepada Komandan Satuan Kewilayahan, mulai dari Dandim hingga Danrem untuk bergerak bersama Pemerintah Daerah melakukan upaya pencegahan”, terang Djohan.

“Hal ini dilakukan melalui kegiatan penyemprotan disinfectan, sosialisasi pola hidup bersih dan sehat serta menekankan himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk pencegahan penyebaran Covid-19”, ujarnya.