Detak-Palembang.com PALEMBANG – Penindakan tegas razia masker perdana diterapkan Tim Gugus Tugas Coronavirus Disiase 2019 COVID-19 ada 33 orang warga kedapatan tidak menggunakan masker di isolasi di Asrama Haji.

Hal itu sesuai instruksi Walikota Palembang No.1 Tahun 2020, tentang pengendalian, pencegahan, penanganan penyebaran COVID-19 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang bersama TNI dan Polri, melakukan tindakan tegas perdana hari ini Kamis,(30/4)

Kepala Satpol PP Kota Palembang, Guruh Agung Putra Jaya menyampaikan, setelah melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui media. Alhasil hari ini merupakan aksi tindakan tegas terhadap seluruh masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas diluar rumah.

Dilanjutkannya isolasi di Asrama Haji menurutnya sesuai dengan instruksi Walikota dan UU No.6 Tahun 2018 tentang karantina kesehatan serta protokol kesehatan terkait dengan Covid-19 yang sedang mewabah di Indonesia.

“Dari hasil check point mobile maupun di titik-titik check point yang disediakan, kita menangkap 33 orang yang keluyuran tanpa menggunakan masker,” ungkapnya.

Dilanjutkannya dari 33 orang yang diamankan serta dibawa ke asrama haji tersebut. Disebutnya akan mendapatkan pembinaan selama 1X24 terkait bahaya Covid-19 dan pentingnya penggunaan masker serta tidak berada diluar rumah selama pandemi ini masih mewabah di Kota Palembang.

“Bagi mereka yang tidak mematuhi himbauan serta edaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terkait pencegahan Covid-19 ini, kita karantina,” sampainya.

Disambungnya sebenarnya masyarakat yang di amankan seharusnya lebih banyak. Pasalnya pihaknya sudah mengamankan puluhan orang lagi. Namun sejak pagi intruksi isolasi di Asrama Haji baru di dapatkan siang hari setelah Walikota Palembang Harnojoyo menggelar rapat terakhir. Tangkap sejak pagi hanya diberikan himbauan dan sangksi fisik seperti push up.

Sementara itu, Walikota Palembang, Harnojoyo yang memantau langsung kegiatan pendindakan terkait pengendalian, pencegahan, penanganan penyebaran Covid-19 ini, berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan yang telah diinstruksikan pemerintah.

“Apa yang dilakukan demi kebaikan bersama. Karena penularan virus ini begitu cepat,” ungkapnya.

Apa yang dilakukan juga, sebagai langkah persiapan sebelum pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB).

“Kedisiplinan masyarakat jadi upaya yang harus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Kita juga terus menyampaikan ke masyarakat agar pentingnya menerapkan physical distancing,”pungkasnya