Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menyatakan pemerintah kota (Pemkot) hingga saat ini belum menetapkan kebijakan karantina wilayah atau lebih dikenal dengan Local Lockdown

Menurutnya local lockdown harus melalui persetujuan pemerintah pusat atau pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Tentunya pihaknya mengikuti arahan otoritas tertinggi. Kendati tercatat dua warga Sumsel dinyatakan meninggal diserang COVID-19.

“Kita mengikuti intruksi dari pemerintah pusat yakni Presiden, saya yakin kebijakan yang diambil Presiden sudah cukup tahu dan langkah-langkahnya kedepan kita mengikuti saja,”ucapnya Rabu,(1/4)

Status lockdown baginya bukan hal yang bentukan instruksi saja kepada masyarakat. Namun beragam faktor pendukung untuk masyarakat juga harus ditinjau. Hal itulah membuat Pemkot lebih mematang untuk menentukan status local lockdown dengan terus tetap menunggu arahan tepat dari pemerintah pusat.

“Khususnya untuk kota Palembang, saya kira belum mengarah kesana (local lockdown), karena mengingat yang positif hingga saat ini baru dua,”ujarnya

Terakhir dia tak henti-hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat kota Palembang untuk mengurangi aktifitas di rumah, guna mencegah penyebaran virus corona.

“Saya berharap kepada masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar, mengikuti kebijakan pemerintah, jangan berkumpul dalam jumlah yang cukup banyak. Tetap jaga kesehatan dan kebersihan,”himbauannya.

Meski pemerintah pusat belum mengeluarkan kebijakan untuk menerapkan karantina secara nasional Namun tercatat ada sejumlah wilayah di Indonesia telah memberlakukan karantina wilayah atau local lockdown.

Berikut daftar daerah yang akan dan sudah menerapkan local lockdown :

  • Tegal

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk memberlakukan local lockdown dengan menutup akses masuk ke Tegal selama empat bulan.

  • Tasikmalaya

Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengambil langkah penutupan wilayahnya atau local lockdown begitu muncul lima kasus positif virus corona di daerahnya.Pemberlakuan local lockdown tersebut akan dimulai pada Selasa (31/3/2020).

  • Papua

Papua terlebih dahulu telah menutup pintu masuk utamanya, yaitu Bandara Sentani dimulai dari Kamis (26/3/2020) hingga 9 April 2020.

Kebijakan itu merupakan keputusan bersama antara Forkompinda Provinsi Papua dengan bupati dan wali kota se-Papua.

  • Makassar

Sementara itu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memutuskan untuk memberlakukan karantina parsial. Sebelumnya, opsi pemberlakuan locldown sempat mengemuka. Namun, dengan berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan karantina parsial.

  • Ciamis

Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, juga menerapkan karantina terbatas di wilayahnya.