Detak-Palembang.com OGAN ILIR – Wagub Sumsel Mawardi Yahya menghimbau kepada siswa-siswi yang hendak melaksanakan Praktek Kerja Industri (Prakerin) untuk menggali ilmu sebanyak-banyaknya sebagai modal untuk memasuki dunia kerja. Hal itu dikatakannyasaat membuka 1 Tahun Competition Intan Cup dan Pelepasan siswa-siswi Prakerin Kelas XI dan XII Mekatronika di SMK Negeri 1 Desa Meranjat Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (25/2).

“Kepada anak-anak saya minta untuk hati-hati dan menggali ilmu untuk modal kedepan nantinya, ini penting untuk kedepan karena persaingan globalisasi semakin maju oleh sebab itu galilah ilmu sebanyak-banyaknya,” kata Wagub Sumsel Mawardi Yahya. 

Tak hanya itu kehadiran dari sekolah SMK-SMK ini, lanjut Mawardi agar anak-anak ini kedepan mampu berbuat inovasi, kreatif dan siap bekerja secara profesional.

“Saya akan akan melapaskan anak didik kita dalam praktek lapangan atau praktek kerja industri (prakerin) tujuan tidak ada lain melalui sekolah kejuruan SMk ini akan mampu mempunyai inovasi- inovasi dan siap bekerja secara profeisonal,” ucapnya.

Dia meyakini, kepada orang tua yang telah mensekolahkan anak-anaknya di SMK merupakan hal tepat dalam menghasilkan skill dan bekerja secara profesional di bidangnya nanti.

“Saya yakin kejuruan SMK yang dipilih seusai skillnya masing- masing dan dicintai oleh anak itu sendiri, saya harap dalam bekerja mendapatkan hasil yang baik dan profesional di bidangnya masing masing,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Indralaya Selatan, Jon Heri mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wagub Sumsel Mawardi Yahya untuk dapat membuka 1 Tahun Competition Intan Cup dan Pelepasan siswa-siswi Prakerin Kelas XI dan XII Mekatronika SMK Negeri 1 Indralaya Selatan.

“Hari ini juga akan dilepas sebanyak 336 siswa-siswi ke dunia usaha dan dunia industri,” katanya.

Lanjut Jon Heri untuk tempat Prakerin disebar dibeberapa di dunia usaha dunia industri yaitu Indralaya, Kayu Agung, Palembang, Prabumulih, Tanjung Enim, Bogor dan Jakarta yang terdiri dari 11 Unit Industri, 15 Unit Usaha dan 25 Instansi Perkantoran dengan keseluruhan sebanyak 51 Dunia Usaha dan Dhnia Industri.