Detak-Palembang.com PALEMBANG – Harga bawang putih di Kota Palembang, Sumatra Selatan, makin meroket. Kini harga bawang di kota yang terkenal dengan ikon Jembatan Ampera itu menyentuh Rp40.000 per kilogram.

“Ya, ada kenaikan untuk harga bawang putih. Terakhir saya beli di Pasar 26 Ilir Palembang per kilogram-nya itu seharga Rp40.000,” ujar seorang pembeli, Wiwik (45) di Palembang, Rabu (19/2).

Ia mengungkapkan, bahwa tidak begitu mengetahui apa penyebab harga bawang putih makin mahal. Pastinya, kata dia, harga bawang itu lebih mahal dibanding sebelumnya.

“Biasanya hanya berkisar Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Kalau harga cabai keriting tadi beli di pasar Rp50.000 per kilogram,” kata wanita yang sehari-hari membuka usaha warung makan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Sumatra Selatan, Iwan Kurniawan, menjelaskan bahwa memang ada kenaikan terhadap harga bawang putih di wilayahnya. Dia menyebut kisaran paling mahal sekitar Rp45.000 per kilogram.

“Paling mahal untuk rata-rata harga bawang putih hari ini mencapai Rp45.000 per kilogram. Kalau harga bawang merah per kilogram mulai dari Rp28.000 sampai Rp35.000,” jelasnya.

Pihaknya pun menambahkan, untuk menekan harga bawang putih itu hingga kini belum bisa menggelar operasi pasar di wilayahnya. Sebab, menurutnya, untuk melakukan itu masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

“Operasi pasar itu kan dari pusat, bukan pemerintah provinsi setempat sehingga kita masih menunggu. Pastinya kita sudah melaporkan kondisi itu kepada pusat,” tutur dia.