Detak-Palembang.com SINGAPURA – Singapore Art Week (SAW) adalah salah satu musim seni terbesar di Asia Tenggara, yang mengawali tahun seni yang menarik dan acara gaya hidup kelas dunia di kawasan ini. Dengan tema Art Takes Over, SAW edisi tahun ini menawarkan beragam program yang menampilkan inovasi artistik dari bakat Singapura dan regional. 

Kunjungi SAW 2020 dan saksikan bagaimana Singapura telah menjadi tempat bagi seniman-seniman kreatif global untuk bertemu, bertukar ide dan berbagi inspirasi.

Mulai dari “Starry Night” karya Van Gogh hingga “Nighthawks” karya Hopper, malam hari telah lama menjadi sumber kekaguman dan inspirasi mistis bagi para seniman. Membawa daya tarik ini ke kehidupan, semakin banyak institusi membuka pintu bagi pengunjung untuk menikmati seni di malam hari. Dengan semakin populernya instalasi lampu dan proyek-proyek pencahayaan, seni telah menjadi lebih dari sekedar kegiatan siang hari. 

Singapore Art Week 2020 membawa pengalaman unik seni di malam hari ke berbagai penjuru kota, menciptakan karya visual memukau yang mengesankan, bahkan bagi Van Gogh dan Hopper sendiri. 

Light to Night Festival 2020adalah platform seni yang dapat diakses dengan menawarkan pengalaman seni di berbagai institusi seni dan budaya serta ruang publik di area Civic District Singapura. Dengan tema Invisible Cities (diadaptasi dari novel yang menceritakan petualangan penjelajah Marco Polo), festival ini menarik pengunjung ke dunia imajiner yang kaya dari para seniman, penulis, musisi, dan materi kreatif lainnya sambil menjelajahi geografi yang tak terlihat dari area yang bersejarah. Program ini termasuk beberapa pameran memukau seperti “Optical Maze” dan “Floating City”, pertunjukan musik klasik, aksi komedi stand-up, dan bahkan permainan mencari jalan keluar melalui ruang galeri. 

Art After Dark, acara publik unggulan malam hari oleh Gillman Barracks, merupakan kombinasi impresif dari seni visual dan musik live yang penuh energi. Edisi tahun ini menampilkan karya yang merupakan bagian dari Singapore Biennale, S.E.A. Focus, serta pameran baru dan program menarik oleh berbagai galeri dan NTU Centre for Contemporary Art Singapore. 

Aliwal Urban Art Festivaladalah perayaan tahunan budaya jalanan dan subkultur di kawasan Kampong Glam. Festival ini menampilkan pertunjukan seni dan live oleh DJ lokal, band dan rapper indie, serta kegiatan perkotaan seperti skateboarding, sepak bola gaya bebas dan tarian yang dapat dicoba oleh pengunjung. 

ARTWALK Little Indiamenghidupkan kawasan budaya dengan teknik menakjubkan melalui lokakarya, pertunjukan, dan seni mural. Sorotan utama terkait malam hari adalah “Nakshatra: Lunar Mansions”, sebuah karya antar-disiplin tentang asal-usul bintang-bintang dengan live storytelling bersama Kamini Ramachandran, musik live Bersama Raghavendar Rajasekaran dan lokakarya dot-paintingbersama Kumuda Krovvidi. Atau mampirlah ke Meatsmith, Chimichanga atau Gayatri Restaurant untuk hidangan yang enak dengan pertunjukan ringan saat ARTWALK kembali dengan pengalaman bersantap yang menggabungkan seni makanan dengan seni pertunjukan.