Kasat Satreskrim Polrestabes Palembang Kompol Yon Edi Winara saat menggelar jumpa pres Rabu,(11/12)

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Kota Palembang memberikan keterangan aksi teror bom panci diwillayah hukumnya tidak ada hanya saja sebuah kenakalan remaja.

“Bukan kejahatan hanya kenakalan remaja. Tidak ada unsur pidana disini,”kata Kasat Satreskrim Polrestabes Palembang Kompol Yon Edi Winara saat menggelar jumpa pres Rabu,(11/12)

Dilanjutkanya pihaknya memang mendapatkan kabar dari masyarakat adanya terror bom panci di rumah Kapten Purnawirawan Sunariah di Kemuning, Palembang, pada Senin (9/12) lalu. Alhasil pihaknya berhasil mengamankan pelaku seorang pelajar SMA berinisial BY (17) merupakan pelakunya.

“Setelah kami dalami motifnya apa BY hanya ingin minta perhatian orang tuanya saja. Dia melakukan itu kesal disebut hanya biang pembawa masalah di rumah. Makanya dia melakukan itu kepada rumah keluarganya. Kami dalami tidak ada unsur pidanya itu juga bukan boom tidak ada bubuk mesiu,”ucapnya

Alhasil pihak kepolisian berencana akan mengembalikan BY ke orang tuanya setelah diamankan pada Rabu,(11/12). Bahkan Yon menuturkan pihaknya juga melibatkan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumsel agar bisa dibina selama di pulangkan oleh pihak yang berkompeten untuk melakukan pembinaan.

“Untuk hal ini kami libatkan KPAD. Sekali lagi disini tidak ada unsur pidana hanya kenakalan remaja,”ucapnya

Dalam jumpa pres Satreskrim memperlihatkan barang bukti hanya berupa baju dan racikan boom molotov. Sedangkan boom yang di ledakan saat kejadian disebut Yon tidak ditemukan TNT hanya panci, yang diisi paku garam dan di luar dilakban jam model timer. “Panci dilakban timer itu yang membuat masyarakat heboh. Saya beritahu masyarakat tidak ada terror bom semua hanya kenakalan remaja saja,”pungkasnya

Dibincangi terpisah Wakil Ketua KPAID Sumsel Romadani mengatakan BY tidak mengalami gangguan jiwa setelah pihaknya bertemu dan berbincang. Dia juga mengatakan aksi yang bikin heboh itu hanya kenakalan remaja.

“Kita akan lakukan pembinaan kepada BY dengan beragam pola tentunya pembinaan dari segi Agama akan kita utamakan,”ucapnya