Kuasa Hukum Korban Achmad Azhari SH

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial AM (46) mengadukan suaminya AL (48) diculik saat mengendarai sepeda motor di jalanan.

Atas perbuatan itu IRT malang tersebut membuat laporan polisi (LP) STTI/2904/XII/2019/SUMSEL/RESTABES/SPKT ke sentral pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang Sabtu,(28/12).

Menurut keterangan Kuasa Hukum Korban Achmad Azhari SH menjelaskan, kepada media suami kliennya menghilang sejak Minggu,(28/12) sekitar pukul 07.00 WIB disebutkanya korban tiba-tiba dihadang mobil jenis minibus warna hitam di daerah Tangga Takat Kecamatan Seberang Ulu II. Lalu dari dalam mobil empat orang keluar dan langsung menculik suaminya. Bahkan motor Honda PCX warna merah yang dikendarai korban juga turut dibawa oleh para pelaku.

“Kita sudah membuat laporan kepada polisi terkait kasus penculikan. Kami tentunya berharap polisi segera bertindak cepat takut suami dari klien kita terancam keselamatannya,”tuturnya

Ditanya apa modus pelaku pengacara pihak korban Achmad Azhari SH menjawab kliennya mengaku suaminya memang tersangkut hutang piutang. Namun menurutnya penculikan merupakan indikasi pidana yang merupakan tindakan melawan hukum.

“Hanya gara gara hutang nyawa melayang nanti bagaimana. Sekali lagi saya harap polisi segera merespon laporan ini,”tegasnya

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Kompol Nuryono mengatakan, akan memeriksa laporan tersebut. Pasalnya pihaknya baru menerimannya. “Saya lihat dulu laporanya. Pastinya akan segera kita tindak,”ucapnya