Photo almarhum saat masih di rawat

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Setelah sempat berhasil selamatkan istri dari api saat kebakaran di Plaju pada Rabu (4/12). Akhirnya Sudi Rahmad mengembuskan nafas terakhir Jumat,(6/12).

Almarhum sebelumnya sempat di rawat dan mendapatkan perawatan di rumah sakit Pertamina selama dua hari. Hal ini dibenarkan pihak keluarga korban saat ditemui di rumah duka di Lorong Keluarga, Jalan Perguruan, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju, Jumat (6/12).

“Mang Sudi meninggal di Rumah Sakit Pertamina hari ini pukul 09.00,” kata Agung, keponakan korban

Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talang Karet, tak jauh dari rumah duka pukul 15.30 atau setelah salat Asar.

Sementara Salma, istri korban yang juga mengalami luka akibat kebakaran, kini masih dirawat di RS Pertamina.

“Kakak (Salma) masih dirawat di rumah sakit dan kondisinya cukup baik,” terang Agung.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda sebuah rumah di Lorong Keluarga, Jalan Perguruan, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju pada Rabu (4/12/2019) malam sekira pukul 23.00.

Dua orang yang merupakan sepasang suami istri mengalami luka bakar.

“Api berasal dari arah belakang rumah yang terbakar,” kata Jek, seorang warga sekitar.

Warga yang menyaksikan ada kobaran api, langsung beramai-ramai memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Tak berselang lama, mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba, namun tidak merapat ke lokasi kebakaran karena akses jalan berupa lorong sempit, sehingga mobil tidak dapat masuk.

“Karena rumah (yang terbakar) lokasinya di dalam gang, jadi mobil damkar parkir depan gang. Petugas dan warga sama-sama memadamkan api,” ungkap Jek.

Api akhirnya dapat dipadamkan sekira pukul 23.45. Pantauan di lapangan, rumah yang terbakar kini nyaris rata dengan tanah, tinggal menyisakan beberapa sisi dinding bangunan, pilar dan puing-puingnya saja.

Sepasang suami istri yang merupakan pemilik rumah, mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuh.

Dua orang tersebut yakni Rahmat dan Salma. Keduanya dirawat di Rumah Sakit Pertamina Plaju.

Salma yang saat kejadian sedang berada di rumah mengatakan, ia sedang membakar kemplang di sebuah oven. Kemplang itu rencananya akan dijual keesokan harinya.

Saat melakukan aktivitas memanggang kemplang, tiba-tiba api dari kompor lainnya yang ia hidupkan menyambar tabung gas.

“Saya kaget tiba-tiba api seperti menyambar dan langsung terbakar ruangan dapur saya,” kata Salma.

Di tengah kobaran api yang melalap sebagian tubuhnya, Salma berlari menuju kamar mandi dan membasahi tubuhnya.

Tidak berselang lama, Rahmat sang suami datang menerobos kobaran api yang melalap seluruh bangunan rumah.

Salma pun dibantu suaminya menyelamatkan diri dan keluar dari rumah yang terbakar.

“Saya sedang di rumah tetangga waktu rumah saya terbakar. Waktu tahu ada api, saya langsung lari ke rumah walaupun apinya sangat besar. Pokoknya dalam hati ingin yang penting istri selamat,” ungkap Rahmat saat ditemui di Rumah Sakit Pertamina ketika itu.