Detak-Palembang.com PALEMBANG -Luar biasa aksi bandit curanmor hanya lima menit saja berhasil mengasak sepeda motor di rumah makan berada di Jalan Jenderal A Yani, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.

Korban Mail (19) merupakan karyawan rumah makan kehilangan motor kesayangannya honda Beat dengan nomor polisi (nopol) BG-5031-ACM di parkiran Rumah Makan (RM) Bintang Kejora Jaya. Dia lalu melaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Besar Kota (Polrestabes) Palembang, Jumat (20/12).

Menurutnya kejadian ini bermula saat ia datang ke tempat kerjanya di RM Bintang Kejora yang beralamat di Jalan Jenderal A Yani, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Selasa (17/12) sekitar pukul 07.00 WIB.

“Saya waktu itu datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk kerja dan memarkirkan motor di area parkiran dengan kondisi terkunci stang,” ujarnya

Lima menit kemudian pelapor keluar untuk melihat kendaraannya di area parkiran, namun motor miliknya sudah tidak ada lagi. Melihat hal itu, pelapor berusaha mencari di sekitar TKP tapi pelapor tidak menemukan motor Honda BeAT miliknya itu.

Sadar motor miliknya dicuri, Mail lantas melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang. “Saya baru bisa melaporkan kejadian ini lantaran di rumah makan sedang banyak kerjaan sehingga baru ini bisa membuat laporan polisi DI SPKT Polrestabes Palembang,” katanya.

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dialami korban.

“Kita menduga korban sudah menjadi target curanmor yang dilakukan oleh orang tidak dikenal, pelaku ini menggunakan kunci letter T untuk merusak kunci kontak motor korban yang ditinggalkan bekerja,” tambahnya.

Dirinya menuturkan, laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, untuk selanjutnya laporan polisi ini akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang. Sedangkan untuk pelakunya sendiri bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara lima tahun.