Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kebakaran yang terjadi Jalan Nursehan Dundang, Lorong Puskesmas, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang, Rabu (11/12) sekitar pukul 03.05 WIB menelan korban jiwa.

Dimana kebakaran yang menghanguskan satu rumah panggung mengakibatkan pemilik rumah Eni (60) meninggal dunia lantaran terjebak di dalam rumah yang terbakar, kemudian jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum.

Salah satu saksi mata, Ahmad Taqwa alias Wahyu (48), marbot masjid samping rumah korban mengatakan, api sudah membesar sekitar pukul 03.05 WIB dan langsung membakar rumah korban yang terbuat dari kayu.

“Saya melihat api sudah membesar akibat rumah korban yang terbuat dari kayu dan juga angin kencang yang membuat api membesar dengan cepat, apalagi saya melihat korban masih di dalam rumah,” ujarnya.

Dirinya menuturkan, pada saat kejadian korban di rumah seorang diri karena suami korban sedang berdagang di pasar Retail Jakabaring Palembang. “Saya bersama warga mencoba memadamkan api sambil menunggu mobil kebakaran datang untuk memadamkan api,” katanya.

Barulah pada pukul 03.30 WIB api berhasil dipadamkan oleh empat kendaraan pemadam kebarakan. “Api baru bisa di padamkan pukul 03.30 WIB, tapi saya melihat korban tidak bisa diselamatkan lantaran terjebak di dalam rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek SU I Palembang, Kompol Mayestika Hidayat membenarkan adanya kebakaran di Jalan Nursehan Dundang, Lorong Puskesmas, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I Palembang yang menghanguskan satu rumah.

“Ya memang benar adanya kebakaran itu dan menghanguskan satu rumah dan juga menelan korban jiwa. Dimana informasi yang kita dapatkan pemilik rumah Eni saat itu tidak bisa menyelamatkan diri sehingga ikut terbakar bersama rumahnya,” jelasnya.

Sedangkan dugaan sementara penyebab terjadinya kebakaran yang menelan korban jiwa tersebut akibat konseling listrik yang terjadi di rumah korban akibatnya menghanguskan rumah bersama pemiliknya.

“Saat ini jenazah korban sudah kita evakuasi ke kamar jenazah RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum, sementara itu api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB dengan menerjunkan empat mobil pemadam kebakaran,” tukasnya.