Detak-Palembang.com PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengharapkan kalangan pemuda yang tergabung dalam  organisasi Pemuda Muhammadiyah dapat membantu Pemprov. Sumsel dalam menjawab  Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  terkait dengan rencana  pembentukan Bank Wakaf Mikro di Sumsel.

“Saya ingin para Pemuda Muhammadiyah dapat membantu pemerintah dalam menjawab tantangan dari OJK. Karena kemarin saat pertemuan dengan OJK, Sumsel ditantang untuk membangun Bank Wakaf Mikro di Sumatera Selatan,” tegas Herman Deru saat menerima audiensi

Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumsel di ruang tamu gubernur, Selasa (17/12).

Menurut Gubernur, banyak produk unggulan dari Sumsel yang dapat dipasarkan keluar daerah di Indonesia bahkan luar negeri. Karena itu dia menyarakan,  para pemuda Muhammadiyah dengan  cerdas dalam memanfaatkan momen dengan memasarkan produk agar dapat dikenal banyak orang.

“Saya pikir para pemuda Muhammadiyah ini semuanya cerdas maka pilihlah prodak yang dapat membawa nama Muhammadiyah ini dikenal orang,” tambahnya.

Dia menambahkan modal utama dalam pergerakkan adalah solidaritas yang tak ada batasnya karena pada dasarnya demokrasi bukanlah sesuatu yang sempurna. 

“Solidaritas adalah modal utama dalam pergerakkan,  demokrasi bukanlah sesuatu yang sempurna tapi inilah yang terbaik pada saat ini,”  tambah Herman Deru.

Terkait dengan akan diadakannya Musyawarah Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumsel Ke XVI yang akan dilaksanakan pada tanggal 26-29 Desember 2019 di asrama haji Palembang, Herman Deru mengucapkan terimakasih pada  pemimpin Pemuda Muhammadiyah Wilayah Sumsel yang telah mengundangnya.

“Saya minta setelah musyawarah wilayah nanti  para pemuda Muhammadiyah dapat mengangkat nama daerah dikancah nasional,” tandasnya.