Detak-Palembang.com PALEMBANG – Tanpa sebab yang pasti PT (16) warga Jalan Gub HA Bastari, Lorong Harapan I, Gang Sederhana, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang dianiaya tetangganya Sidqiah (25) beserta orang tuanya disaat PT bersama saudaranya berbelanja di warung yang tidak jauh dari rumah korban.

Menurutnya kejadian itu terjadi Selasa (3/12) sekitar pukul 11.30 WIB di Tempat Kejadian (TKP). “Saya tidak tahu atas dasar apa dia melakukan penganiayaan terhadap saya,” ujarnya kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Besar Kota (Polrestabes) Palembang.

Namun sebelum terjadinya penganiayaan, korban sempat bercerita mengenai masakan yang dimasak oleh orang tuannya Meri Susanti (40). Tapi anehnya tanpa sebab saat kebetulan ada terlapor yang datang berbelanja di sebelah rumah korban langsung memukulnya.

“Usai itu saya sama saudara ke warung yang tidak jauh dari rumah, tapi dia datang langsung marah-marah. Saya juga tidak tau marah marah apa dan langsung memukul saya dengan tangan kosong dan orang tuanya mendorong saya,” katanya.

Sementara itu, orang tua korban, Meri Susanti tidak terima anaknya dianiaya, pelapor lantas membuat laporan polisi mengenai penganiayaan terhadap anaknya tersebut. “Saya tidak terima atas ulah tetangga saya ini sehingga saya ingin bawa kasus ini ke jalur hukum,” ungkapnya.

Di tempat berbeda, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Juan Pahrul SH membenarkan adanya laporan polisi mengenai perlindungan anak.

“Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang, untuk pelakunya sendiri akan dikenakan undang-undang (UU) nomor 35 tahun 2014,”pungkasnya