Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Adanya keterlambatan pembayaran oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kepada pihak ketiga menyebabkan keresahan di kontraktor yang memiliki tagihan di BPKAD.

Salah satu kontraktor yang namanya tidak ingin disebutkan, menyatakan keterlambatan pembayaran hingga empat sampai lima minggu.

“Biasanya satu setelah pekerjaan dinyatakan selesai, paling lama seminggu tagihan kita sudah cair. Sekarang empat sampai lima minggu belum cair, sementara kita juga harus membayar kewajiban kepada rekanan lainnya,” ungkapnya, Rabu (13/11).

Permasalahan yang dihadapi kontraktor ketika dikonfirmasi kepada Wakil Walikota  Palembang, Fitrianti Agustinda (Finda), ia belum mengetahui adanya keterlambatan pembayaran tersebut.

“Saya belum mendapat informasi adanya keterlambatan pembayaran itu, nanti saya akan tanyakan kepada Kepala BPKAD,” ujar Finda.

Namun, Wakil Walikota juga menyampaikan, harus juga dimaklumi keterlambatan tersebut. Hal itu dikarenakan Kepala BPKAD baru saja ada perubahan jabatan.

“Mungkin Pak Zul dalam proses penyesuaian, untuk mengecek agar jangan ada hal-hal yang dapat merugikan Pemkot Palembang atau pihak ketiga. Nanti akan saya panggil Kepala BPKAD untuk menanyakan hal ini,” katanya.