Detak-Palembang.com PALEMBANG – Demi untuk membeli nasi, Iskandar (51) warga Jalan Mataram I, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati Palembang nekat mencuri sepatu penghuni yang beralamat di Jalan Jaya Indah, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, Kamis (21/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun aksi pencurian tersebut gagal lantaran ketahuan pemilik kosan Yadi (39), lantas pelaku dibawa ke Kepolisian Resor Besar Kota (Polrestabes) Palembang untuk diproses secara hukum.

Pelaku Iskandar menuturkan, aksi nekat yang dilakukan hanya demi untuk membeli nasi saja. “Ya saya melakukan pencurian itu untuk membeli nasi saja tidak ada yang lain,” ujarnya saat ditemui di SPKT Polrestabes Palembang usai diinterogasi petugas piket.

Tidak hanya sekali, pelaku mengakui pernah melakukan pencurian di daerah Silaberanti dengan modus yang sama. “Saya juga pernah mencuri di daerah Silaberanti tapi ketahuan penghuni rumah, namun lantaran kasihan saya dilepaskan oleh penghuni rumahnya,” ungkapnya.

Sebelumnya kosan tersebut lanjut pelaku pernah terjadi pencurian ponsel milik saksi M Hamzah tapi bukan dirinya yang mencurinya. “Memang saya yang mencuri sepatu itu, tapi kalau ponsel bukan saya,” dalihnya.

Sementara itu, pemilik kosan, Yadi mengatakan, waktu kejadian penghuni kosan yang dicuri sepatunya oleh pelaku yakni Yesi Ayuni sedang keluar membeli nasi dengan meninggalkan kosan dalam keadaan tidak terkunci.

“Waktu itu korban lupa mengunci pintu kosannya, kemudian pelaku datang ke kosan dengan modus meminta-minta dengan penghuni kosan, namun melihat kosan korban tidak terkunci pelaku masuk dan mengambil sepatu korban,” katanya.

Namun aksi tersebut ketahuan hingga pelaku dibawa langsung ke Polrestabes Palembang oleh saksi M Hamzah (18) dan Lindra Kusuma (20). Sebelumnya pelaku seminggu lalu pernah ke kosan dengan modus yang sama berhasil mencuri ponsel milik saksi M Hamzah.

“Waktu itu pernah pelaku datang ke kosan dengan modus yang sama dan kondisi kosan yang sepi berhasil mengambil ponsel saksi M Hamzah, dan ketika mau dikejar pelaku sudah tidak ada lagi,” tambahannya.

Ditempat yang sama, Korban Yesi mengakui bahwa sepatu miliknya telah dicuri pelaku disaat keluar membeli nasi. “Waktu kejadian saya lupa mengunci pintu kosan, sehingga pelaku bisa masuk dan mengambil sepatu saya pak tapi ketahuan oleh pemilik kosan,” bebernya.

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Juan Pahrul SH membenarkan adanya laporan terkait dengan pencurian beserta penyerahan pelakunya.

“Korban sudah membuat laporan dan juga menyerahkan pelakunya kepada kita, untuk selanjutnya akan diproses oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang baik laporan dan pelakunya tersebut,” tutupnya.