Detak-Palembang.com PALEMBANG – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Kepolisian Resor Besar Kota (Polrestabes) Palembang berhasil mengamankan DPO pengeroyokan terhadap M Apriansyah (22) warga Jalan Segaran, Lorong Kebangkan, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang.

Pelakunya Rian Wiratama (19) warga Jalan Letnan jaimas, Kelurahan Bukit kecil, Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang berhasil ditangkap saat berada di pasar Cinde Palembang, Selasa (19/11) sekitar pukul 10.00 WIB, dan langsung dibawa ke Polrestabes Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polrestabes Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Tekab, Iptu Tohirin mengatakan, sempat buron pasca kejadian pengeroyokan terhadap korban, pelaku berhasil ditangkap saat berada di pasar Cinde sedang nongkrong bersama teman-temannya.

“Pelaku sempat DPO dan bersembunyi di kediamannya, tapi anggota kita mendapatkan informasi kalau pelaku sedang berada di pasar Cinde. Sehingga anggota unit Tekab 134 langsung ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” ujarnya Rabu,(20/11)

Atas perbuatannya pelaku terancam pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dimana pelakunya akan dikenakan hukuman penjara selama lima tahun enam bulan. “Pelaku akan menyusul temannya M Saipudin yang telah dahulu tertangkap,” katanya.

Untuk kronologinya sendiri terjadi pada 16 Juni 2019 sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Radial Komplek Ilir Barat permai kecamatan Bukit Kecil Palembang, dimana korban ribut mulut dengan pelaku karena motor korban disenggol oleh motor pelaku.

Kemudian terjadi ribut mulut, dan karena emosi pelaku menusuk telinga korban Riko Saputra dengan kunci motor hingga luka. Korban lain M Apriansyah tidak terima adiknya ditusuk telinganya oleh pelaku Rian.

Sehingga mengejar pelaku Rian dengan parang, melihat pelaku Rian dikejar oleh M Apriansyah pelaku lain M Saipudin (telah tertangkap), menusuk korban M Apriansyah dibagian punggung.

Sementara itu, Pelaku Rian mengatakan, benar telah melakukan penusukan terhadap korban. “Waktu itu saya kesal korban ini marah-marah, dan terjadilah cekcok mulut hingga saya emosi dan menusuk telinga korban dengan kunci motor saya,”pungkasnya