Detak-Palembang.com PALEMBANG – Atas kinerjanya mendorong percepatan akreditasi Lembaga-lembaga PAUD dan Pendidikan Non Formal (PAUD dan PNF) di Provinsi Sumsel sepanjang tahun 2019, Hj Feby Deru mendapat penghargaan dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan dan  Pendidikan Non Formal (PAUD dan PNF) Provinsi Sumsel. 

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua BAN PAUD dan PNF Provinsi Sumsel Dra Hj Murniah, dalam Rapat Koordinasi Daerah II BAN PAUD dan PNF Sumsel, di Hotel Whyndam Senin (18/11) malam.

Ditemui usai acara, Ketua BAN PAUD dan PNF Provinsi Sumsel Dra Hj Murniah, mengatakan penghargaan itu mereka berikan kepada Feby Deeu karena Bunda PAUD tersebut dianggap telah ikut menyukseskan akreditasi pada tahun 2019.

Dimana dari 800  Lembaga yang diajukan untuk diakreditasi, semuanya telah disetujui BAN pusat. Bahkan untuk Provinsi Sumsel mendapatkan 20 lembaga tambahan sehingga totalnya menjadi 820 lembaga.

“Dapat tambahan 20 lembaga lagi dan 100 lembaga untuk disosialisasikan. Lembaga itu mwliputi TK, RA dan lembaga kursus lainnya,” jelas Murniah.

Dengan dukungan yang tinggi dari Ketua TP PKK Sumsel yang juga Bunda PAUD Sumsel Hj Feby Deru, pengajuan akreditasi tahun 2020 bahkan dinaikkan menjadi 1.250. Dengan target sebanyak ini Murniah bahkan yakin tahun 2021 minimal 70% Lembaga PAUD dan PNF di Sumsel rampung diakreditasi.

“Saat ini total PAUD dan PNF di Sumsel ada 6.347 lembaga. Dari jumlah itu yang sudah terakreditasi sampai sekarang 2750. Kalau tahun depan target 1.250 bisa terealisasi kita optimis pada 2021 soal akreditasi ini akan selesai. Akan kita perjuangkan itu” tegasnya.

Menurut Murniah, akreditasi ini penting untuk menilai apakah suatu PAUD atau PNF  layak beroperasi atau tidak. Karena tak dipungkiri saat ini banyak orang ramai-ramai mendirikan lembaga PAUD dan sejenisnya tanpa mengindahkan kelayakan denga  8 dokumen standar yang harus dipenuhi.

“Makanya akreditasi ini begitu penting.” ujar Murniah.

Di tempat yang sama Bunda PAUD Sumsel Hj Feby Deru mengaku senang dapat terpilih menerima penghargaan tersebut. Diapun semakin bersemangat menyelesaikan proses  akreditasi lembaga-lembaga itu di Sumsel. Harapannya kata Feby kedepan PAUD di Sumsel dapat berjalan dengan baik semua memajukan anak-anak generasi penerus yang akan datang.

“Alhamdulillah kita tadi ikut Rakorda dan beberapa daerah sudah menentukan dari kab/kota masing-maaing berapa banyak yang akan diakreditasi pada 2020. Dengan dukungan semua kab/kota kami yakin target ini akan segera tercapai,” jelas dia.

Terkait target itu, Feby berharap BAN PAUD segera mengadakan sosialisasi  menyeluruh pada bunda PAUD dan kepsek di sekolah agar mereka mengetahui  apa saja yang layak diakreditasi dan bantuan apa yang dibutuhkan.

Di tempat yang sama Plt Kadisdik Sumsel Riza Fahlevi mengatakan peningkatan kualitas lembaga itu harus dimulai dulu dari para assesor dan pejabat di bidang terkait.  Caranya dengan meningkatkan profesional dan siap menjadi panutan, serta meningkatkan etos kerja dan peningkatan kedisplinan.

“Selain itu  pengurua dan asesor BAN PAUD dan PNF juga harus unggul dan literasi,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, BAN PAUD dan PNF juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada Kabupaten/Kota yang mengajukan akreditasi terbanyak di 2019. Kabupaten/ kota tersebut yakni Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten OKU Timut, Kabupaten Musirawas dan Kota Palembang.