Detak-Palembang.com PALEMBANG – Keponakannya jadi korban pencabulan, Rendi (25), Maman (28) dan Zul (30) warga Rusun Blok I, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang nekat lakukan aksi pengeroyokan terhadap Badaruddin (33) yang masih satu keluarga.

Akibatnya warga Jalan Padang Selasa, Lorong Suratin, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang mengalami bengkak pada telapak atas tangan kiri dan pipi kiri memar. “Memang suami saya salah dan sudah mendapatkan hukuman dengan di penjara di Polrestabes Palembang, namun saya tidak terima aksi pengeroyokan yang dilakukan ketiga terlapor ini pak,” ujar istri korban, Veni Marlina (30) Sabtu,(30/11)

Menurutnya kejadian ini bermula saat korban berada di rumah, Jumat (22/11) sekitar pukul 09.00 WIB di Rusun Blok I, Kelurahan 23 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Kemudian datang terlapor vs tanpa basa-basi lagi langsung melakukan pengeroyokan dengan menggunakan tangan kosong.

“Tindakan inilah membuat saya tidak senang, seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan saja tanpa adanya tindak kekerasan yang dilakukan,” kata pelapor kepada petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Atas dasar itulah, pelapor lantas melaporkan terlapor cs ke SPKT Polrestabes Palembang. “Mereka saja melakukan tindakan pengeroyokan tanpa memikirkan kalau masih ada hubungan keluarga, apalagi saya tidak bisa berdiam diri melihat suami dikeroyok sehingga saya membuat laporan polisi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit II SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Juan Pahrul SH membenarkan adanya laporan terkait pengeroyokan yang dialami korban.

“Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang, untuk pelakunya sendiri bila terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama lima tahun enam bulan penjara,”pungkasnya