Detak-Palembang.com PALEMBANG – Sejumlah pengelola dan pemilik bangunan gedung Publik dan Perumahan, yaitu Hotel The ALTS, Hotel The Zuri, Hotel Batiqa, pusat Perbelanjaan Transmart serta 41 unit bangunan rumah MBR di Kota Palembang mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dari Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas PUPR Kota Palembang, Senin (11/11).

Sertifikat Laik Fungsi atau SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan. 

Sesuai dengan dasar hukum yang berlaku: Undang-undang No.28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung. Permen PU Nomor 27 Tahun 2018 tentang Sertifikat Laik Fungsi.

Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 1 Tahun 2017 tentang Bangunan Gedung. Peraturan Walikota Palembang Nomor 1Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Bangunan Gedung.

Pemeriksaan secara berkala bangunan gedung harus dilakukan oleh pemilik dan/atau pengguna bangunan gedung dan dapat menggunakan penyedia jasa pengkajian teknis bangunan gedung yang memiliki sertifikat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. 

Sebelum masa berlaku SLF habis, maka harus diajukan kembali permohonan perpanjangan SLF, dengan dilengkapi laporan hasil pengkajian bangunan gedung (yang harus dibuat oleh pengkaji yang memiliki Izin Pelaku Teknis Bangunan/ IPTB).

Pemeriksaan secara berkala bangunan gedung harus dilakukan untuk seluruh atau sebagian bangunan gedung, komponen, bahan bangunan, dan/atau prasarana dan sarana dalam rangka pemeliharaan dan perawatan bangunan gedung.

Seperti yang telah dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kota Palembang hari ini tanggal 11 November 2019 telah melaunching penerbitkan SLF untuk bangunan gedung Publik dan Perumahan, yaitu Hotel The ALTS, Hotel The Zuri, Hotel Batiqa, pusat Perbelanjaan Transmart dan 41 (empat puluh satu) unit bangunan rumah MBR. Dimana penerbitan SLF bangunan Publik yang dilaksanakan Kota Palembang merupakan yang ke 2 di Sumatera setelah kota Batam dan yang pertama di Sumatera untuk SLF perumahan MBR.

Disampaikan oleh Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Palembang Ir. H. Akhmad Bastari, kedepan diharapkan semua bangunan publik seperti Hotel, Mall, gedung Perkantoran sesuai dengan ketentuan diwajibkan untuk memiliki SLF, tutupnya.