Detak-Palembang.com PALEMBANG – Tidak perlu menunggu waktu terlalu lama dalam menindak lanjuti suatu masalah dan hasil dari sebuah laporan, cukup memonitor dari media sosial secara langsung Sekertaris Daerah (Sekda) kota Palembang Ratu Dewa meninjau sekolah Dasar (SD) Negeri 48 yang setiap harinya terkendala dengan genangan air meskipun tidak diguyur hujan.

Tidak hanya itu, disaat musim penghujan kondisi sekolah tersebut sangat memperihatinkan dengan ketinggian air diatas lutut kaki orang dewasa.

Hal ini dibenarkan Ratu Dewa bahwa hasil pantauan saya bersama Dinas Pekerja Umum (PU) halaman sekolah dan lingkungannya tergenang air meskipun itu tidak hujan karena air dari perumahan sekitar bermuaranya kesekolah ini.

“Ya kejadian ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena hal ini sudah terlalu dirasakan mereka selama 10 tahun. Maka dari itu Dinas terkait sudah menelusuri akar masalahnya lantaran adanya penyumbatan gorong-gorong dari ulah masyarakat sekitar yang di tutupi band bekas.

Lanjutnya, saya langsung mengajak Dinas terkait untuk melakukan pembersihan dan penggalian pada hari agar air segerah mengalir,” jelasnya selasa (5/11).

Ia juga menargetkan SD tersebut harus kembali belajar dengan nyaman dan halamanya bisa digunakan kembali untuk upacara, selain itu juga saya merasa prihatin melihat kondisi kesehatannya yang tidak layak karena airnya terlalu dalam.

Berdasarkan hasil laporan kepala sekolah SD setempat bahwa mereka telah 4 kali melakukan laporan untuk dibantu, namun pada hari ini Dinas PU secara langsung sudah menargetkan agar segera ditindak lanjuti dengan cepat.

Selain itu juga saya intruksikan kepada seluruh lurah yang ada agar sering-sering melakukan pemantauan daerah karena secara administrasi mereka adalah perpanjang tangan pemerintah untuk secara cepat melakukan perbaikan lingkungan masyarakat sekitar.

Tegasnya, hal ini tidak harus menunggu Pak Wali, Ibu Wakil Walikota dan Sekda turun untuk melakukan perbaikan cukup lurah setempat melakukan koordinasi kepada dinas terkait mengenai masalah yang terjadi di lapangan,” jelasnya.