Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Firli Bahuri meresmikan pergantian status Kepolisian Resor Kota (Polresta) menjadi Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Kota Palembang.

Dalam peresmian yang digelar di halaman Polrestabes pada sore setelah solat Jumat (8/11) menjadi momen special semua jajaran kepolisian. Acara disajikan pun cukup akbar dengan rentetan acara mulai dari pemotongan kue, pembukaan papan nama hingga sajian tari.

“Saya hanya berpesan agar naiknya status ini didukung juga terjaminnya keamanan dan kenyamanan masyarakat Kota Palembang,”ucap Firli Jumat,(8/11)

Menurut orang nomor satu di kepolisian Sumsel ini, Kota Palembang adalah etalase Sumatera Selatan. Apabila Palembang aman dan nyaman tentunya Sumsel juga akan aman.

“Sesuai dengan perkembangan tentunya sikap kritis masyarakat Palembang akhirnya di terima pusat. Sikap yang ingin di lindungi dan hidup aman. Artinya bergantinya status tidak hanya status saja tapi jaminan keamaman masyarakatnya itu yang harus semakin ditingkatkan,”pungkasnya

Menurutnya pergantian status tentunya bisa saja berlanjut kedepan ke tingkat lain di kepolisian Sumsel. Disebutnya daerah Pagaralam atau wilayah lain berganti menjadi Polresta. “Untuk menunjang Polrestabes kita dari Polda memberikan bantuan mobil dan motor untuk kinerja operasional patroli pelayanan kepada masyarakat,”pungkasnya

Naik kelas Polresta menjadi Polrestabes berdasarkan surat telegram Kapolri Nomor 1887 tertanggal 8 November 2019. Kenaikan itu pun sesuai aturan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002. Dalam undang undang itu menyatakan struktur organisasi Polri menyesuaikan dengan berkembangnya organisasi pemerintahan yang berpengaruh pada kebijakan di suatu daerah.