Detak-Palembang.com PALEMBANG – Anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) yakni PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) meresmikan gudang semen berkapasitas 5.000 ton di Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Palembang, Sumatera Selatan. Hal ini bertujuan untuk menunjang kebutuhan pembangunan di kota Palembang.

Meningkatnya pertumbuhan infrastruktur di Kota Palembang, semakin membuka peluang bagi para pengembang dan investor untuk turut ambil bagian dalam pengembangan sektor properti dan juga gedung bertingkat. 

Presiden Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Aulia Mulki Oemar mengatakan, hal ini perlu didukung dengan ketersediaan bahan bangunan yang memadai agar setiap prosesnya dapat berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. 

“SBI berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghadirkan produk-produk dan layanan yang terbaik, untuk membantu laju perekonomian Ibukota Sumatera Selatan khususnya dari sektor konstruksi”, tutur Aulia, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (28/11/2019). 

Melalui kehadiran gudang semen di Palembang, perusahaan yang sebelumnya bernama Holcim ini berupaya untuk lebih mendekatkan diri kepada pelanggan. “Ini merupakan langkah konkret untuk mengantisipasi kebutuhan pasar yang dinamis. Kami ingin keunggulan-keunggulan produk kami semakin dikenal dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang. Dengan demikian, kami turut berperan serta dalam percepatan pembangunan melalui proyek-proyek konstruksi dan infrastruktur ”, tambah Aulia.

Sebelumnya pada bulan September 2019 yang lalu, Solusi Bangun Indonesia meluncurkan merek baru DYNAMIX. Merek baru ini merupakan cerminan semangat Perseroan untuk “Berani Berubah Lebih Baik” guna memenangkan persaingan pasar nasional yang semakin kompetitif. 

“DYNAMIX adalah suatu perubahan untuk memberikan nilai tambah yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan serta inovasi bahan bangunan yang berorientasi pada masa depan”, tutup Aulia.

Saat ini distribusi DYNAMIX sudah dilakukan di Pulau Jawa hingga Sumatera Selatan dan akan terus bergulir hingga ke wilayah lainnya di Indonesia.