Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Pemerintah Kota Palembang melalui Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Plt Kabag Kesra), Nur Ainun melakukan sosialisasi hibah kepada rumah ibadah, majelis taklim dan lembaga keagamaan lainnya, di Hotel Duta Palembang, Senin (18/11).

Nur Ainun menjelaskan bahwa sosialisasi terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang bantuan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

“Kita sosialisasikan tata cara dan mekanisme pengajuan untuk mendapatkan hibah. Lalu bagaimana sistem pencairan di BPKAD, dan melaporkan pertanggungjawabannya setelah uang yang diterima dari Pemkot Palembang,” ungkap Nur Ainun.

Lanjutnya, dana dari APBD untuk hibah tadi di transfer langsung melalui bank ke rekening lembaga yang diberi bantuan. Ia juga menyampaikan bahwa penyaluran dana tidak boleh rutin, setelah dapat biasanya pihak masjid tidak mengajukan lagi.

“Hibah untuk masjid Rp 20 juta, mushola Rp 15 juta dan majlis taklim Rp 10 juta. Administrasi dana hibah semuanya ada di Kesra. Kami berharap dengan adanya sosialisasi, agar pengurus rumah ibadah dan majlis taklim bisa mengajukan permohonan secara benar dan dapat mempertanggungjawabkannya secara benar,” harapnya..

Senada dengan Nur Ainun, Hermansyah Kasi Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Palembang bahwa untuk mendapat hibah harus memenuhi persyaratan.

“Syarat lembaga agar mendapat bantuan hibah, pertama memiliki izin dari kementerian agama. Syarat lainnya lembaga itu memiliki NPWP serta membuat rekening atas nama lembaga,” jelasnya.

Ia menambahkan untuk mengajukan usulan dana hibah ke Bagian Kesra, lembaga tersebut harus mendapat rekomendasi dari Kemenag. Untuk besarnya nilai hibah yang dapat  diajukan Masjid Rp 20 juta, mushola Rp 15 juta dan majlis taklim Rp 10 juta.