Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kepengurusan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Sumsel masa bhakti 2019-2024 secara resmi dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya di Griya Agung, Jumat (15/11) pagi. Melalui pengukuhan ini, Mawardi berharap organisasi LLI Sumsel dapat segera menggerakkan roda organisasi untuk mewujudkan kesejahteraan sosial bagi para lanjut usia.

“Untuk menindaklanjuti hal itu secepatnya Saya bersama Gubernur juga akan meminta agar Bupati/Walikota agar segera memfasilitasi pembentukan Kepengurusan LLI di kab/kota masing-masing. Biar ini bisa segera disinergikan,”  jelas Mawardi.

Menurut Mawardi berdasarkan data penduduk dari BPS Provinsi Sumsel dari tahun ke tahun mengalami kenaikan jumlah penduduk, demikian juga penduduk Lanjut Usia yang mengalami kenaikan menjadi 8.391.489 dan lansia berjumlah 691.195 orang (8,24%). 

Peningkatan jumlah penduduk lanjut (lansia) membawa konsekuensi makin meningkatnya kebutuhan pelayanan bagi penduduk lansia, khususnya pelayanan sosial. 

“Makanya perlu ditingkatkan upaya kemajuan dan melakukan kerjasama kemanusiaan. Dalam hal ini LLI sangat strategis dalam pelayanan sosial para lanjut usia khususnya untuk Provinsi Sumsel” jelasnya.

Untuk memperkuat dan meningkatkan fungsi lembaga-lembaga dan organisasi sosial ke masyarakat yang bergerak dan peduli terhadap Lanjut Usia,  Pemerintah telah mengeluarkan Kepress Nomor 52 tahun 2004 tentang Komisi Nasional Lanjut Usia dan Permendagri Nomor 60 tahun 2008 tentang pedoman pembentukan komisi daerah lanjut usia dan pemberdayaan masyarakat dalam penanganan lanjut usia di daerah.

“Namun realisasi pembentukannya belum dapat dilaksanakan, mengingat Kepengurusan Lembaga Lanjut Usia Indonesia  (LLI) kabupaten/kota belum semua terbentuk. Hal tersebut dikarenakan kelembagaan LLI merupakan salah satu unsur yang harus masuk dalam kepengurusan komisi daerah (Komda) baik di tingkat pusat, provinsi mauoun tingkat kab/kota,” jelasnya.

Khusus kepada pengurus yang telah dikukuhkan Mawardi menitipkan beberapa pesan yakni agar merek menerapkan azas kebersamaan untuk mencapai tujuan organisasi secara optimal. Kemudian melakukan keterbukaan dan transparansi dalam mengelol administrasi organissi dengan menerapkan sistem. Manajemen terbuka (open managemen). 

“Terapkan juga azas musyawarah dan mufakat dalam pengambilan keputusan baik untuk kemajuan organisasi maupu  dalam upaya menciptakan peningkatan kesejahteraan para pengurus khususnya dan para lanjut usia pada umumnya yang saat ini sangat memerlukan bantuan pembinaan. Sekali lagi selamat kepada pengurus yang dilantik” jelasnya.

Di tempat yang sama Ketua LLI Bachtiar Hamzah mengungkapkan moment ini sangat bersejarah karena menurutnya tidak mudah membangun sebuah organisasi. Saat ini LLI sedang dibangun di seluruh Indonesia namun baru di 20 provinsi yang terealisasi.

“Di sini kita punya visi mewujudkan kehidupan lanjut usia yang sejahtera sehat berkualitas dan tetap aktif  dan berdaya guna,” jelasnya.

Sesuai motto nya Tua Berguna dan Berkualitas, para lansia inipun tak ketinggalan unjuk kebolehan di hadapan Wakil Gubernur dan  ratusan lansia lainnya. Dengan iringan musik Akordion, dua perwakilan lansia ini kompak menghibur undangan yang hadir membuat acara semakin meriah. Untuk diketahui LLI Sumsel kini resmi dinahkodai oleh Burhan Abdullah.