Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Selain penindakan, fungsi lain dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah fungsi pencegahan. Dalam fungsi pencegahan terdapat delapan program, salah satunya adalah optimalisasi pendapatan daerah, hal itu disampaikan oleh Abdul Haris Koordinator Wilayah (Korwil) II KPK di Kantor Badan Pengelolaan Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Rabu (06/07).

Abdul Haris menambahkan, selama ini masyarakat melihat fungsi KPK dalam penindakan, untuk fungsi pencegahan tidak marketable di masyarakat. Pada Fungsi pencegahan itu KPK memperbaiki sistem pada pemerintah daerah agar tercapai tata kelola pemerintahan yang baik.  

“Hasil dari evaluasi tadi, Alhamdulillah Kota Palembang perkembangannya signifikan. Target pendapatannya sangat luar biasa tinggi,” ungkapnya usai rapat evaluasi, Koordinasi Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah).

Ia menambahkan bahwa tujuan dari optimalisasi pendapatan daerah agar pemda menjadi mandiri.  Pemda tidak tergantung lagi dari DAU, pada akhirnya Kota Palembang menjadi percontohan kabupaten/kota lainnya. 

“Kami mendorong optimalisasi, contoh pajak restoran. Pada pajak restoran masyarakat harus diberitahu bahwa  pengusaha itu hanya wajib pungut, tapi yang bayar masyarakat yang makan atau menginap di Hotel. Diharamkan bagi pengusaha menahan pajak untuk disetorkan pada pemda,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala BPPD Kiagus Sulaiman Amin mengatakan mendapat support dari KPK terkait progres pengoptimalan (kuptb) Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (KUPTD) yang ada di 18 kecamatan di Kota Palembang.

“Pada tahun 2020 KUPTD akan kita jadikan  tempat pelayanan pajak, di kantornya masing masing. Kita maksimalkan fungsi mereka baik dari segi pendataan, segi penagihan piutang, segi validasi data, segi pelayanan untuk wajib pajak baru,” ujarnya.

Selain itu disampaikannya, Hasil temuan tim korsupgah di lapangan, masih adanya pengusaha wajib pungut  yang tidak sepenuhnya menggunakan alat tablet, tetapi tidak di sistem.

“Harapan korsupgah tadi tahun 2020  mereka yang menggunakan tablet sudah digantikan dengan sistem. Untuk itu kita harus menyiapkan PC,   bukan dari wajib pungut.dan akan dianggarkan,” jelasnya.

Sulaiman juga mengatakan bahwa tim korsupgah juga meminta adanya pelatihan kepada petugas terkait IT dan pengetahuan pajak. Untuk meningkatkan pendapatan dari pajak, ia juga menghimbau kesadaran wajib pajak untuk membayar pajak selain menggali potensi lainnya.