Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dalam fakta persidangan kedua kemarin Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mengeluarkan buku bewarna biru yang menjadi catatan pengeluaran Robi Okta Fahlevi terdakwa kasus suap Bupati Muara Enim Ahmad Yani diperlihatkan di Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang.

Buku tersebut diketahui merupakan catatan pengeluaran Robi untuk sejumlah pihak dalam kasus suap proyek pembangunan jalan, termasuk Bupati Muara Enim, Ketua DPRD Muara Enim serta pejabat yang lain.

Jaksa KPK Roy Riadi mengatakan, buku tersebut dikelola oleh Jennifer Capriati yang merupakan pegawai PT Indo Paser milik terdakwa Robi. Setiap pengeluaran terdakwa, akan dicatat oleh Jennifer.

Bahkan, dibuku itu ada beberapa nama yang disambarkan oleh Robi. Seperti Bupati Muara Enim yang dicatat bernama Omar, Om Yas untuk Aries HB (Ketua DPRD Muara Enim), Haji Onok atau Jionok untuk Ilham Sudiono (Ketua Pokja IV Dinas PUPR Muara Enim), dan Alvin panggilan Elfin (Kabid Pembangunan Jalan sekaligus PPK Dinas PUPR Muara Enim).

“Dalam catatan yang dikelola oleh Jennifer Capriati, pegawai PT Indo Paser Beton tersebut, nama-nama sejumlah pejabat yang diduga menerima aliran dana suap dituliskan menggunakan nama samaran,”kata Roy.

Jaksa pun menampilkan gambar berisi catatan itu menggunakan proyektor, terlihat Bupati Muara Enim yang ditulis Omar mendapatkan aliran dana Rp 3 Miliar pada (7/1/2019) melalui Alvin. Kemudian pada (2/5/2019) diberikan mobil jenis Lexus Rp1,15 miliar.

Lalu pada bulan April tanpa tanggal jelas kembali dana dikeluarkan Rp 5 miliar Alvin. Serta Rp1 miliar pada (2/5/2019).

“Dilembaran lain, juga ada catatan untuk bapak Haji Onok sebesar Rp600 juta. Pada (17/5/2019) Rp150 juta, Rp500 juta tanpa tanggal yang jelas dan Rp250 juta pada (12/8),”jelas Jaksa.

Usai menunjukkan buku tersebut, Jaksa menanyakan kepada Jennifer prihal catatan tersebut. Namun, Jennifer hanya mengaku tidak tahu.

“Anda jangan bilang tidak tahu terus, ini buku yang catat anda. Anda yang berkuasa atas buku ini,” tegas Roy.

Sementara itu, Jennifer mengaku ia membuat dua rekening di dua bank. Yakni Bank Sumsel Babel dan Bank Mandiri yang semuanya atas perintah Robi.

“Saya lupa berapa kali menarik uang direkening itu. Saya catat dibuku berdasarkan omongan Pak Robi saja. Saya tidak tahu siapa saja orang dicatatan buku itu,”ucap Jennifer.