Detak-Palembang.com PALEMBANG – Tempat wisata dan permainan khusus untuk anak anak di Kota Palembang memang tidak terlalu banyak ditemukan.

Hal itulah membuat senyum anak anak sore itu terlihat bahagia. Mereka terlihat tertawa senang, saat monyet mengambil makanan dari tangannya. Apa lagi saat seekor monyet berlari sembari menggendong anaknya menunju ke tempat dimana anak itu mengarahkan makanan.

Aktifitas itu dapat dilihat di Stadion Patra Jaya, Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Tangga Takat, Kecamatan Seberang Ulu II.

“Anak saya senang sekali kalau ngasih makan monyet disini. Makanya sering saya ajak kesini,”kata Ujang warga Plaju Minggu(10/11)

Tidak hanya Pak Ujang ada beberapa warga lainnya juga datang bersama keluarga mereka. “Disini enak suasannya juga teduh karena banyak pohon,”ucap Eka warga Kertapati

Saat ditanyai kepada Satpam di Pos Penjaga Stadion Patra Jaya Achmad Afriansyah mengatakan, banyak sekali warga yang berkunjung dari berbagai tempat membawa keluarganya ke lokasi tersebut.

“Tidak hanya hari minggu setiap hari banyak yang datang. Tentunya rata rata keluarga membawa anak kecil,”kata Achmad Minggu,(10/11)

Dilanjutkannya lokasi Stadion Patra menurutnya sebenernya bukan tempat wisata. Namun melainkan area aset milik Pertamina yang harus dijaganya. Tapi pihaknya tidak melarang warga untuk masuk selagi dinilai tidak dianggap mereka mencurigakan.

“Kesini tidak ada kami punggut biaya kita persilahkan. Senin sampai minggu banyak yang datang. Tapi ada juga yang kami usir keluar kalau dinilai mencurigakan karena ini adalah aset yang harus kami jaga sebagai keamanan disini,”ucapnya

Selain itu disebutnya area itu juga sangat sakral karena ada 21 makam di dalam tepatnya di belakang stadion. Konon dari kecil sebelum menjaga area itu dia juga mendapatkan cerita sebanyak 200 monyet monyet itu disebut sebagai penjaga makam Ratu Bagus.

“Di komplek makam itu terdapat makam Ratu Bagus Kuning dengan bangunan makam berkubah bersama tiga makam tokoh lainnya, yaitu Penghulu Gede Tubagus Karang, Datuk Buyung dan Kuncung Manis,”ucapnya

“Di luar bangunan, terdapat 10 makam lainnya, yaitu Panglima Bisu, Panglima Batu Api, Syekh Ali Akbar, Syekh Maulana Malik Ibrahim, Syekh Idrus, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, Bujang Juaro, Panglima Semut, dan Syekh Usman,”sambungnya.