Detak-Palembang.com PALEMBANG – Walikota Palembang H Harnojoyo menginstruksikan kepada OPD terkait untuk melakukan kajian terkait kemungkinan hibah aset lahan Kota Palembang untuk pembangunan Kantor Pelayanan Haji Terpadu.

Hal ini terungkap saat Kepala Kantor Kemenag Kota Palembang H Deni Priansyah melakukan audiensi ke Walikota Palembang, Senin (7/10), di Rumah Dinas Walikota. 

“Sebagai ibukota provinsi dengan jumlah jemaah haji terbanyak di Sumsel, sudah selayaknya Kota Palembang memiliki kantor pelayanan haji terpadu yng representatif dan nyaman,” ujarnya.

Menurut walikota, lokasi yang lebih baik untuk pelayanan haji terpadu di Kota Palembang adalah aset lahan Kota Palembang yang berada di sekitar kawasan Grand City karena lahannya masih relatif luas. Oleh karena itu dirinya menginstruksikan untuk melakukan kajian dan inventarisir terhadap kemungkinan hibah tersebut. 

“Pelayanan haji terpadu dapat juga dikolaborasikan dengan mall pelayanan terpadu di Jakabaring. Pemerintah Kota Palembang telah merencanakan seluruh pelayanan kepada masyarakat terdapat di satu tempat,” ujarnya. 

Pada kesempatan tersebut H Harnojoyo meminta Kepala Kantor Kemenag Palembang membuat kebijakan untuk mendukung Baznas Kota Palembang. Dimulai dengan menghimpun zakat dari para pegawai. 

“Harus dimulai dari kita para pegawai untuk nantinya memotivasi masyarakat dalam menyalurkan zakatnya melalui Baznas,” pungkasnya.