Korban saat di evakuasi rekannya di Polrestabes Palembang

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Masjid Polrestabe Palembang Baitul Mukminin yang tengah di renovasi menelan satu korban seorang buruh bangunan meninggal tertipa beton saat bekerja Rabu,(9/10).

Pekerja yang akrab disapa Pak Gun tewas tertimpa dan terjepit salah satu beton yang sedang dirobohkan korban bersama rekan-rekannya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban dengan kepala belakang pecah dilarikan ke RSUD Palembang BARI, namun nyawanya tak terselamatkan.

Menurut salah satu pekerja yang diketahui merupakan rekan korban saat ditemui di lokasi kejadian, korban tak sempat menghindar saat beton berukuran besar tersebut ambruk.

“Korban itu salah posisi, sudah diberi aba-aba, kami lari ke belakang, tapi korban ke bagian depan,” ucap salah satu pekerja yang enggan menyebut nama.

Sementara itu saksi Tete menuturkan, saat itu korban baru saja selesai memotong besi tiang pondasi menduga masih kuat. Namun diakuinya semua pekerja tidak memakai alat pengaman saat bekerja.

“Habis motong, lalu ditarik pakai katrek, dikira masih kuat. Saat itu pengawas berteriak, tapi korban sudah tidak bisa lari,” ucapnya.

Setelah korban terjepit di tiang beton tersebut, para pekerja lain, bersama aparat kepolisian dan warga langsung berupaya mengeluarkan korban.

“Langsung dibantu, pakai kayu palang dan besi mencongkel beton yang menimpa korban, tapi sepertinya kepala korban sudah hancur,” imbuhnya.

Selain mengevakuasi korban ke rumah sakit, para pekerja lain langsung diamankan untuk dimintai keterangan. Namun aparat kepolisian setempat belum dapat dimintai konfirmasi.