Sosialisasi Operasi Zebra 2019

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Operasi Zebra 2019 di jalankan sejak 23 Oktober hingga 5 November yang terus dilakukan Sat Lantas Polresta terlihat disetiap sudut jalan Kota Palembang.

Salah satu giat operasi zebra yang masuk hari ketiga pada hari Sabtu, (26/10) melakukan sosialisasi tertib lalu lintas. Berdasarkan pantauan sosialisasi tergolong humanis tidak melakukan pemeriksaan kepada pengendara roda dua dan empat tapi memberikan brosur untuk mengkampanyekan keselamatan berkendaraan.

Brosur itu berjumlah 10.000 yang akan disebarkan. Giat mengkampanyekan poin poin keselamatan berkendara itu terpantau berada di Jalan Merdeka, Kambang Iwak, Air mancur, Jalan Jendral Sudirman, Simpang Charitas, Simpang Polda dan terakhir Simpang Patal.

“Ya, kita sosialisasikan kepada pengendara untuk menjaga jarak, menggunakan helm SNI, menggunakan sabuk keselamatan, dilarang melawan arus, dilarang mabuk saat berkendara, ataupun menggunakan ponsel saat mengemudi,” kata Kanit Dikyasa Sat Lantas Polresta Palembang, Ipda Hj. Fifin Sumailan Sabtu,(26/10).

Dilanjutkannya giat operasi zebra 2019 memasuki pekan ke tiga pijatnya masih melakukan tahap sosialisasi kepada masyarakat atau pengendara. Namun setelah satu pekan kedepan pihaknya baru akan memberikan penindakan kepada pengendara yang masih dinilainya tidak mematuhi prosedur keamanan berkendaraan.

Pihaknya disebut memberikan kampanye didalam brosur fokusnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di jalan. Yaitu pengendara harus melengkapi dan menggunakan kendaraannya, dengan membawa SIM, STNK, TNKB, helm SNI, Safety bell, serta kelengkapan pendukung lainnya seperti kaca spion, lampu sen dan rem.

“Itu kita sosialisasikan dulu dengan membagikan brosur. Tapi kedepan baru akan kita lakukan penindakan bagi yang masih melanggar semua himbauan ini, “pungkasnya

Opera zebra 2019 berjalan selama 14 hari secara nasional itu untuk memberikan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman hingga akhir tahun mendatang.

Pada Operasi Zebra, tentunya akan ada penindakan kepada pengendara yang melanggar atau tidak mematuhi aturan lalu lintas.

Penindakan ini mengacu pada Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Kasatlantas Polrestabes Palembang, Kompol Arif Harsono menjelaskan, sasaran utama pada operasi ini adalah administrasi kendaraan bermotor maupun pengemudi kendaraan bermotor seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM).