Detak-Palembang.com PALEMBANG – Mahasiswa BEM se-Sumsel menggelar renungan suci atas meninggalnya salah satu mahasiswa di pelataran bunderan air mancur (BAM) Selasa,(1/9).

Hal itu dikarenakan seorang mahasiswa bernama Randy (21) berkuliah di Universitas Halu Oleo Kendari Fakultas Perikanan perikanan itu meninggal dunia usai terlibat saat aksi penolakan RKUHP dan RUU KPK serta RUU Pertanahan dan terlibat bentrok dengan polisi di gedung DPRD Sultra, Kamis 26 September 2019

Acara dimulai setelah mahasiswa menggelar solat magrib dan Isa di masjid Agung. Lalu pukul 19.54 WIB acara pun dimulai dengan menggelar doa Yasin kemudian para mahasiswa melakukan renungan suci dengan menyalakan lilin.

Kordinator aksi (Korak) Sumsel Melawan Radian Rahmadani mengatakan, aksi kali ini merupakan bentuk solidaritas kepada jasad almarhum.

“Kami ingin memberikan doa kepada rekan kita yang meninggal karena aksi demo kemarin. Kita harap jasadnya di terima disisi tuhan,”ucapnya saat dibincangi di pelataran bunderan air mancur (BAM) Selasa,(1/10)

Radian menuturkan aksi yang di gelar oleh BEM se-Sumsel dengan nama Sumsel Melawan khusus untuk memperingati Randy tanpa ada runutan tuntutan lain. Bahkan pihaknya sengaja menggelar aksi pada sore hari yang direncanakan akan menggelar di Monpera bergeser ke pelataran BAM.

“Karena masa awalnya sekitar 100 orang sekarang mencapai 300 lebih makanya kita pindahkan ke BAM. Tidak hanya mahasiswa dari BEM saja ada dari Walhi juga ikut bergabung,”tuturnya

Dia juga menyayangkan adanya kabar beberapa temannya yang diamankan polisi pasca demo serentak DPRD kemarin. Namun dia menyebutkan semuanya sudah pulang dan tidak mendapatkan intimidasi.

“Tapi kami hanya meyayangkan kejadiannya mirip seperti orde baru. Kenapa harus diamankan,”ucapnya kecewa

Disinggung setelah aksi solidaritas apakah kedepan Sumsel Melawan akan kembali menggelar aksi dengan volume besar terkait penolakan RKUHP dan RUU KPK serta RUU Pertanahan. Radian menjawab mereka tidak bisa menggelar aksi apabila tanpa intruksi dari pusat.

“Belum tau karena kita menggelar aksi terkoneksi ke rekan rekan yang ada di Jakarta termaksud juga tentang titik aksi serta apa tujuan kita,”pungkasnya.