Detak-Palembang.com PALEMBANG – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru membuka dengan resmi Opening ceremony the 8th National Congress Indonesian Gynecological Endoscopy Society (IGES) di Ballroom Hotel Novotel (12/10).

Gubenur Provinsi Sumsel H. Herman Deru mengucapkan terima kasih, karena telah memilih Provinsi Sumsel menjadi Tempat berkumpulnya Perhimpunan Endoskopi Ginekoligi Indonesia untuk mengadakan Simposium.

Menurutnya, kegiatan ini akan menjadi wadah saling bertukar pengalaman dan informasi sesama anggota IGES mengenai layanan gynecology dan endoscopy guna membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat terutama kaum wanita.

“Masalah yang sering dihadapi sekarang adalah masalah kesehatan Reproduksi Infertilitas dan gangguan endokrin reproduksi,” tuturnya 

Oleh sebab itu Ia menghimbau para Dokter khususnya Spesialis Obstetri dan Ginekologi untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di daerah pelosok provinsi Sumsel mengenai pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan reproduksi. 

“Saya mohon betul kiranya organisasi ini peduli dengan daerah-daerah yang membutuhkan, ada panggilan hati untuk ke desa, Saya yakin perhatian pelaynan para ahli kesehatan di Provinsi Sumsel ini tidak diragukan lagi,” tambahnya. 

“Agar masalah tersebut penanganannya sesuai dengan yang diharapkan, perlu sesuatu pemahaman yang benar tentang penatalaksanaan Infertilitas dan gangguan endokrin reproduksi oleh Dokter Spesialis Obstetri Ginekologi. Sehingga dapat ditanggulangi sejak dini masalah infertilitas dan gangguan endokrin reproduksi, Pelayanan kesehatan ini dimulai sejak remaja putri dan dilaksanakan melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif,” pungkasnya 

Hadir pula dalam kesempatan ini Presiden Asian Pacific Gynecologi Endoscopy (APAGE) Prof. Dr. Wachyu Hadisaputra SpOG, Presiden IGES Dr. Ms. Nadir Chan SpOG, dan Ketua Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Sumsel Dr. H. Kemas Yusuf Effendi SpOG.