Tim Supervisi Puslitbang Polri berkunjung ke Mapolres Palembang dalam rangka penelitian efektivitas

Detak-Palembang.com PALEMBANG -Tim Supervisi Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri berkunjung ke Mapolres Palembang dalam rangka penelitian efektivitas sebuah pelayanan Polri kepada masyarakat di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu ( SPKT) Polresta Palembang. Kegiatan itu dilaksanakan tanggal 10 sampai 13 September 2019.

Tim Puslitbang Polri terdiri dari KBP Drs. Guntur Setyanto (selaku Ketua Supervisi/Koordinator) dan KBP Drs. Dadang Suwondo (selaku Ketua Tim Peneliti) dengan anggota Dr Siswanto, M.Si (Konsultan dari LIPI), AKBP Hanafiah Nembo dan Penda Tegawati, A.Md. Kombes Pol Drs. Guntur Setyanto, M.Si selaku Tim Supervisi dan Ketua tim penelitian Kombes Pol Drs. M. Asrul Azis, M.Ap dengan anggota Dr. Yopik Gani, S.IP, M.Si (Konsultan dari PTIK-STIK), AKBP Galih Indragiri dan Penata Fajar Istiono, ST, dengan didampingi AKBP Sawitri dan Ipda Wahyu Juli dari Dit Binmas Polda Kalsel.

Menurut Ketua Supervisi Tim Puslitbang Mabes Polri KBP Drs. Guntur Setyanto mengatakan telah mendapatkan beberapa hasil. “Kita masih ada beberapa hari lagi sebenernya di Palembang. Tapi kita sudah mendapatkan hasil,”ucapnya

Dilanjutkannya ada beberapa poin yang berhasil di wujudkan SPKT Polresta Palembang yakni poin utama yang di puji Polresta memiliki Command Center. Yang disebutnya tidak dimiliki Polresta lain di Indonesia.

“Secara umum sistem pelayanan yang ada sudah cukup baik bila dibandingkan dengan Polres-Polres lainnya diseluruh Indonesia, dan akan lebih baik lagi apabila gedung Command Center menyatu dengan SPKT, sehingga laporan masyarakat atau kejadian yang ada akan lebih cepat dan sigap ditangani oleh petugas iket fungsi,”pujinya

“Lalu Sistem Informasi yang ada sudah berhasil memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang didukung dengan keberadaan command center,”ucapnya lagi

Terakhir pihak dari organisasi tertinggi POLRI yakni Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) membeberkan ada beberapa output dari penelitian tersebut :

  • Struktur organisasi SPKT yg tepat
  • Rincian dan penjabaran HTCK antara Kasatwil, Karo/Kabag Ops, SPKT, Piket Fungsi dan Command Center
  • Memasukkan fungsi dan peran command center dalam struktur

Lalu teknik pengumpulan data dilakukan dengan maksimal melibatkan beberapa pejabat yang berwenang di Mapolresta. Seperti FGD, observasi dan pengumpulan dokumen. (molem)