Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Seorang warga keturunan etnis Tionghoa paru baya MD mendadak meninggal di dalam bak mandi salah satu ruko showroom miliknya di Jalan Mayor Salim Batubara Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning Sabtu,(7/9).

Dari cerita jenazahnya telah dibawa ke RK Charitas itu meninggal karena bunuh diri minum sabun cair. Lantaran mobilnya seharga Rp 200juta dibawa lari oleh leasing.

Namun Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara meluruskan kronologis dan penyebab meninggalnya MD. Pihaknya telah melakukan olah TKP bersama Polsek Kemuning.

“Benar kami juga sudah tinjau kelapangan dan melakukan lidik secara langsung ke TKP. Tidak ada indikasi minum sabun. Kita juga dihubungin langsung pihak kelurga mengatakan kena serangan jantung. Intinya bukan bunuh diri, tapi serangan jantung,”kata Yon Sabtu,(7/9).

Dilanjutkannya informasi yang diberikan warga setempat terkait meninggal bunuh diri hanyalah dugaan warga saja. Tidak mungkin penyebab meninggalnya seseorang hanya cukup dibuktikan dengan dugaan.

“Hasil tersebut didukung oleh rekam medik dari RS. Mohon rekan-rekan yang dapat infonya meninggal karena makan sabun dan bunuh diri dapat di revisi. Hal itu demi lurusnya fakta yang sebenarnya,”ucapnya

Sebelumnya warga Jalan Mayor Salin Batubara dikejutkan oleh penemuan mayat pria di dalam bak mandi salah satu ruko, tepatnya di Jalan Mayor Salim Batubara Kelurahan Sekip Jaya Kecamatan Kemuning Palembang diduga dirinya tewas bunuh diri

Menurut salah satu warga yang enggan memberikan identitasnya bahwa di kawasan tersebut ada seorang pria tua yang bunuh diri.Menurut warga itu, diduga pria tersebut bunuh diri diduga lantaran mobilnya dibawa lari oleh leasing.

Pernyataan itu juga awalnya diperkuat oleh Usman merupakan ketua RT 32 setempat, yang ditemui di tempat mengatakan korban meninggal bunuh diri karena kendaraannya dibawa lari. (molem)