Detak-Palembang.com PALEMBANG -Aparat kepolisian Subdit Gakkum Direktorat Polair Polda Sumsel menangkap peredaran narkotika jenis shabu di wilayah perairan Banyuasin.

Alhasil polisi menangkap bandar sekaligus pengedar Carman alias Ujang Begi (41) tak berkutik saat disergap dari rumahnya di Desa Penandingan, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Kamis (19/9).

Bersama pelaku turut diamankan barang bukti 12 paket shabu seberat 121,13 gram, satu paket ukuran 2,19 gram, dua paket kecil seberat 0,33 gram dan setengah butir pil ekstasi, serta dua unit timbangan digital.

Kemudian 50 buah alat hisap shabu, satu bal plastik klip, satu unit ponsel untuk bertransaksi serta satu buah buku catatan penjualan barang haram tersebut.

“Selain itu juga kita amankan dua pucuk senjata api rakitan dan 33 butir amunisi serta uang tunai sebesar Rp16.260.000 diduga hasil penjualan narkoba,” ujar Direktur Polair Polda Sumsel Kombes Pol Imam Tabrani, Jumat (20/9).

Dalam kasus ini Imam melanjutkan, pihaknya masih melakukan pengembangan, baik dari keterangan tersangka maupun pendalaman catatan transaksi yang ditemukan.

“Kasusnya masih kita lakukan pengembangan untuk mengungkap bandar yang memasok narkoba tersebut kepada tersangka,” jelas Imam saat memimpin gelar hasil ungkap kasus.

Sementara itu tersangka Carman mengaku sudah dua tahun menjalankan bisnis haram tersebut. Narkoba tersebut ia beli dari Aan dengan cara diantar ke rumah.

“Dua pistol itu adalah barang gadai dari orang beli shabu sudah tiga bulan tidak ditebus. Tapi ternyata waktu mau dicoba, barang itu rusak,” ujarnya.