Detak-Palembang.com PALEMBANG – Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Palembang kini mendapat kantor baru. Ini setelah Walikota Palembang H Harnojoyo secara resmi meneken perjanjian terkait kantor tersebut.

“Alhamdulillah. Kami lega. Surat kami direspons walikota. Kami sudah menerima apa yang kami minta, dengan perjanjian hitam di atas putih,” kata Ketua Dewan Perwakilan Cabang Pertuni Kota Palembang, Ahmad Musoli, usai beraudiensi dengan Walikota Palembang, di rumah dinas, Senin(23/9).

Ia menyebutkan, kendati kantor baru berukuran lebih kecil, Pertuni bisa menerima karena Walikota Harnojoyo sudah mewujudkan keinginan mereka.

“Bagaimanapun keadaan yang kami dapatkan, paling penting untuk Pertuni adalah Walikota Palembang bisa menjamin semua kebutuhan kami. Dengan berusaha memenuhi apa yang dibutuhkan rakyat,” tambahnya.

Musoli melanjutkan, setelah menerima surat kontrak peminjaman lokasi, Pertuni juga sempat mengajukan kompensasi dari Walikota Harnojoyo.

“Kompensasi kami ajukan perihal lokasi pemindahan dengan luas lebih kecil. Tetapi segala pemindahan pembiayaan difasilitasi. Kemudian atas dampak pembangunan pasar ikan tersebut, kami meminta kompensasi dan walikota berjanji bakal diperjuangkan. Penyampaian kompensasi ini tadi sempat dibahas tergantung pendapatan,” ujar Ahmad.

Menjawab keinginan Pertuni untuk kontrak baru, Walikota Palembang Harnojoyo berharap, pihaknya bisa memanfaatkan lokasi dengan baik.

“Sudah dibantu hitam di atas putih. Silahkan pakai dengan benar dan tidak melanggar aturan. Anggaran nanti kita usahakan lagi,” kata Harnojoyo.