Detak-Palembang.com PALEMBANG – Melalui Program Kota Tanpa Kumuh yang digencarkan pemerintah pusat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Cipta Karya (PUPR), dalam penataan kawasan serta pemukiman jauh dari sentuhan pembangunan kini telah dirasakan masyarakat kelurahan Keramasan Rt 19 Rw 07 kecamatan Kertapati, Palembang.

Dalam hal ini masyarakat setempat sangat senang sekali atas program pemerintah pusat melalui Pemkot Palembang yang terus menerus melakukan perbaikan terhadap pemukiman masyarakat yang sangat memprihatin.

Saat melakukan peninjauan Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan melalui program tersebut, di tahun 2019 ini kementerian PUPR telah menganggarkan dana sebesar 1 milyar. 

“Ya tujuan program ini guna melakukan perubahan terhadap lingkungan pinggiran kota yang kategori kumuh. Berdasarkan data yang ada volume jalan yang ada yaitu 260 x 2,5 x0,1 dan V2 = 4x2x0,1. Selain itu juga Pemerintah pusat telah mendukung penanganan kumuh skala lingkungan di 48 kelurahan,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan apa yang sudah direncanakan bisa kita laksanakan tepat waktu dengan kualitas yang memang sudah sesuai dengan harapan masyarakat, begitu juga kawasan-kawasan yang lain kita harapkan juga program kotaku ini tetap bisa berjalan dengan baik,” lanjutnya, Senin (23/9) saat melakukan peninjauan hasil Program Kota Ku.

ia juga menambahkan di Kelurahan Keramasan, tepatnya di RT 16, Ia melihat program kotaku yang sedang dibangun di tahun 2018 ada anggaran yang cukup besar 1/2 milyar dan tahun 2019 dianggarkan 1milyar. 

“Selain itu juga 700 SR air bersih akan kita alirkan kekawasan tersebut mengingat musim kemarau saat ini menjadikan perhatian lebih untuk memberikan bantuan air bersih,” tutupnya.