Kejar pelaku begal Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara buat timsus

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Masyarakat Kota Palembang jangan panik dan khawatir dengan beragam kejadian tindakan kejahatan jalanan begal menggunakan pistol yang tengah marak.

Lantaran hal itu langsung di respon Polresta Palembang untuk menumpas, mengejar para pelaku tersebut. Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi sendiri mengaku merasa gerah dengan adanya dua kali aksi begal berpistol yang beraksi di Kota Palembang.

Alhasil secara langsung dia sendiri membentuk tim khusus atau timsus yang tergabung dalam sektor-sektor. Yakni Unit Pidana Umum, Unit Ranmor, Unit Tekap, Unit Hunter dan terakhir Polsek Kertapati.

“Kita berantas sampai tuntas,”tegasnya saat mengumpulkan timsus di daerah Kertapati Kamis,(12/9)

Dipilihnya berkumpul di Kertapati karena kawasan itulah menjadi lokasi terjadinya pristiwa penembakan dua korban begal yang berada di seputaran Musi II. Makanya ia juga melibatkan Polsek Kerapati sebagai poros untuk memetakan wilayah.

“Semua unit kita kerahkan, tentunya kita akan lakukan patroli selama 24 jam,”ujarnya lagi.

Disinggung apabila pelaku tidak beraksi lagi atau tidak ditemukan? Apakah pihaknya akan terus melakukan operasi. “Tentunya akan kita tuntaskan. Setidaknya keamanan dan kenyamanan masyarakat terjamin. Lalu kejadian itu tidak terulang lagi dulu,”ucapnya

Dia juga mengaku akan bertindak tegas. Tentunya apabila pelaku di temukan hingga melakukan perlawanan pihaknya akan bertindak tegas. “Apabila pelaku melawan kita tembak ditempat,”pungkasnya.

Sebelumnya masyarakat Palembang sempat dirisaukan dengan adanya aksi begal berpistol. Hal dialami oleh Ahmad Buang (40)
warga Jalan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang,korban mengalami luka tembak dibagian punggung kiri saat ini masih dirawat di RSMH palembang.

Kejadian berawal saat korban hendak pergi kerja menuju pabrik karet dan melintas di jalan singadekane kawasan Musi ll Kertapati Rabu (11/9).

Saat di lokasi ketiga pelaku memepet dan menghentikan korban. Dikarekan korban melawan, pelaku menembak korban dibagian punggung kiri belakang.

Lalu sebelum kejadian serupa dialami dua sejoli Leni Rosita (30) dan Agus (30) menjadi korban begal hingga sang kekasih ditembak oleh pelaku yang juga terjadi di kawasan Kertapati di Jalan Mayjen Jusuf Singadekan Kamis,(5/9)

Atas kejadian itu korban kehilangan sepeda motor jenis beat street. Kejadian sore saat korban melintasi lokasi kejadian tiba tiba ada enam orang menggunakan sepeda motor menyegal dua sejoli tersebut.

Korban lelaki langsung di pukulin hingga babak belur sedangkan perempuan di tembak dua kali oleh pelaku di paha kanan.

Setelah merampas sepeda motor korban di bawah warga ke RSUD Palembang BARI. (molem)