Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Dapak dari kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan mulai tampak pada penerbangan dari dan ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, hal itu disampaikan Executive General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II,  Fahroji usai bertemu Walikota Palembang di Rumah Dinas Walikota, Kamis (19/09).

Fahroji mengatakan pihaknya dari manajemen hanya penyedia menyediakan termina serta fasilitas yang ada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Untuk menentukan layak tidaknya penerbangan adalah keputusan dari Pilot itu sendiri.

“Terkait kabut asap, hari ini ada tiga penerbangan yang delay kedatangan ke Palembang. Delay terjadi karena jarak pandang penerbangan dibawah 800 meter, penerbangan yang aman jarak pandang di atas 800 meter. Jarak pandang kami mendapat informasi dari BMKG,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya mendapat informasi dari BMKG setiap 30 menit. Informasi tersebut juga akan pihaknya informasikan kepada Pilot  agar

Pilot dapat mengambil tindakan untuk mendarat atau tindakan lainnya.

“Delay yang terjadi terkait cuaca, terkait jarak pandang pesawat take off ataupun landing jadi  tidak dapat ditentukan waktunya. Delay tadi berlangsung kurang lebih 30 menit,” ungkapnya.

Penerbangan yang delay tadi disampaikan Fahroji adalah Penerbangan Batik dengan nomor penerbangan 6870 seharusnya tiba pukul 06.50 WIB  tetapi baru tiba pukul 07.42 WIB. Kemudian pernerbangan dari Kuala Lumpur nomor penebangan AK 450 seharusnya mendarat pukul 07.15 WIB ternyata baru mendarat pukul 07.48, juga ada penerbangan Citilink dari Cengkareng ke Palembang nomor penerbangan QC 980 seharusnya tiba pukul 07.15 WIB baru mendarat pukul 07.52 WIB.

“Delay untuk keberangkatan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, penerbangan Batik ID 6873 tujuan Cengkareng seharusnya berangkat pukul 07.35 WIB  menjadi 08.02 WIB. Selanjutnya ke Kuala Lumpur nomor penermbangan AK 451 seharusnya 7.55 WIB me jadi 08.01 WIB,” urainya.

BMKG menginformasikan kepada pihaknya bahwa pada pukul 05.00 WIB  jarak pandang 2.000 meter, jam 05.45 jarak pandang turun menjadi 500 meter, baru pukul 07.00 WIB menjadi 600 meter, pukul 07.30 WIB menjadi 800 meter, pukul 08.00 WIB naik menjadi 900 meter, pukul 09.00 WIB naik lagi menjadi 1.500 meter. Jarak pandang yang aman untuk penerbangan adalah diatas 800 meter.