Dinkes memberikan himbauan kepada masyarakat apabila beraktifitas menggunakan masker demi mencegah penyakit ISPA yang telah banyak diderita warga

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menghimbau agar masyarakat menggunakan masker pada saat berakrifitas sehari-sehari.

Hal itu untuk mengantisipasi meningkatnya Penderita Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Sumsel. “Solusi untuk kabut asap masyarakat harus gunakan masker,”kata Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan Dinkes Provinsi Sumsel, M Rizal memberikan himbauan

Bahkan pihaknya juga melakukan pembagian masker sebanyak 6000 masker dilakukan di dua tempat yaitu di kawasan Jalan Radial serta Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (11/9/2019).

“Pembagian masker ini juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terpapar secara langsung kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang saat ini sedang berlangsung,” ujar Rizal

Rizal menjelaskan, polusi udara yang tak sehat dapat menimbulkan gejala penyakit ISPA kepada masyarakat. Terlebih lagi saat beraktifitas diluar rumah. “Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi kualitas udara yang terus menurun akibat kabut asap,” jelasnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, pihaknya juga sudah membuat surat edaran kepada Dinkes Kabupate/kota terdampak untuk segera mengambil langkah secepatnya agar penderita ISPA bisa dicegah. “Untuk kabupaten/kota sudah kita berikan surat edaran mengenai hal ini, dengan begitu mereka dapat dengan cepat mencegah atau mengantisipasi penyakit ISPA akibat kabut asap Karhutla saat ini,” ungkap Rizal.

Dari catatan pihaknya, terdapat  5.241 warga terkena ISPA sepanjang Agustus 2019. Palembang sendiri, merupakan penderita ISPA terbanyak yang mencapai 2.919. “Hampir semua yang terkena merupakan anak diusia dibawah satu tahun hingga diatas lima tahun. Maka dari itu kita imbau warga untuk memakai masker dan melakukan pemeriksaan secara langsung ke layanan kesehatan jika ada keluhan ISPA,”pungkasnya (molem)