photo tersebar di whatsapp KPK segel kantor bupati Muara Enim

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Informasi dini hari melalui grup whatsapp jurnalis di Palembang dan Sumsel tentang tertangkapnya Bupati Muara Enim, Ahmad Yani dikabarkan ditangkap tangan atau OTT oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK), pada Senin (2/9).

Hal itu diperkuat dengan tersebarnya sebuah foto yang menunjukkan kantor Bupati disegel dengan pita segel milik KPK.

Namun saat di cari kebenarannya ke Polda Sumsel tidak ada aktifitas kehadiran tim KPK situasi Direktorat Pidana Khusus terlihat kosong.

Menelisik pemeriksaan kasus mantan Walikota Palembang Romi Herton KPK melakukan pemeriksaan di markas Brimob. Namun hal serupa juga kondisi di Brimob sama seperti di Direktorat Pidana Khusus sepi tanpa ada aktifitas.

Namun informasi kembali tersebar
penangkapan Ahmad Yani ditangkap bersama salah satu pengusaha berinisial R. Mereka di informasikan di tangkap bukan di Palembang melainkan di Lampung.

Hanya saja, informasi lain yang masuk menyebut jika saat ini Yani sedang dibawa menuju Jakarta. Tidak melalui Palembang, melainkan lewat jalur lintas barat, Muara Enim – Lampung – Jakarta. 

Namun informasi terakhir saat berita ini hendak di terbitkan telah masuk pukul 1.00 WIB hari Selasa,(3/9). Dikabarkan KPK dari Lampung akan membawa tangkapannya untuk diperiksa di Polda Sumsel dari perjalanan menuju ke Palembang akan sampai sekitar pukul 05.00 WIB atau molor satu jam pada pukul 06.00 WIB. (molem)