Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah mulai tebal dalam satu minggu terakhir ini di Kota Palembang. Pemerintah Kota Palembang membuat Surat Edaran, kepada masyarakat agar masyarakat lebih menjaga kesehatan dan menghindari beraktivitas di luar ruangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia mengatakan dalam surat edaran itu masyarakat dihimbau agar menggunakan masker atau sapu tangan kalau beraktifitas di luar ruangan.

“Kami minta masyarakat untuk banyak mengkonsumsi air putih serta mengurangi aktifitas diluar ruangan. Kami berharap pembakaran hutan segera dihentikan, karena Kota Palembang selalu mendapat kiriman asap jika terjadi kebakaran hutan di daerah lain,” himbau Letizia, Rabu (11/09).

Ia mengemukakan, dampak dari asap yang berlebihan akan berpengaruh terhadap kesehatan seperti sesak nafas, batuk, flu ataupun iritasi pada mata. Sebagai antisipasi pihaknya sudah menyiagakan 41 puskesmas dan 70 puskesmas pembantu yang tersebar di Kota Palembang. 

“Karena ISPA merupakan penyakit terbanyak setiap bulannya, maka stok obatnya selalu tersedia cukup. Akan kami tambah jika memang kebutuhannya meningkat, namun saat ini masih mencukupi,” jelasnya.

Pihaknya juga sudah membagikan masker kepada masyarakat pada hari Jumat 6 September 2019 lalu. Hari ini juga Pemkot Palembang melalui Dinas Kesehatan membagikan 6.000 masker di Benteng Kuto Besak (BKB), Simpang Charitas dan Simpang Lima DPRD Provinsi Sumsel.