Detak-Palembang.com KEDIRI – Koramil Kandangan bersama warga setempat, melakukan aksi bersih-bersih di areal situs Gentong Bioro yang berlokasi di Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kamis (26/9/2019).

Aksi bersih-bersih ini tidak luput dari upaya menjaga situs-situs peninggalan masa lalu yang masih tersisa, dan bisa dilihat hingga saat ini. Selain itu, aksi bersih-bersih ini dilakukan dalam rangka HUT TNI ke-74 yang puncaknya jatuh pada 5 Oktober mendatang.

Situs Gentong Bioro berada tepat ditengah areal pemakaman umum, namun ada tembok pembatas dengan ketinggian 1,2 meter yang mengitarinya. Ukuran areal situs ini, panjang 8,6 meter, dan lebar 5,7 meter. 

Danramil Kandangan, Kapten Chb Mulyono, saat dilokasi aksi bersih-bersih tersebut mengatakan, kegiatan ini diadakan dalam rangka HUT TNI ke-74. Dipilihnya lokasi ini, tidak lepas dari upaya menjaga, dan memelihara benda-benda purbakala yang diyakini meninggalkan jejak sejarah dimasa lalu.

“Kita mengadakan kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT TNI ke-74. Lokasi ini kita pilih, karena kita ikut menjaga, memelihara situs-situs peninggalan nenek moyang kita”,jelasnya. 

Di situs Gentong bioro ini, ada 3 benda yang berusia ratusan tahun, yaitu tugu atau prasasti dengan tinggi 1,2 meter, gentong berdiameter 1, dan batu dakon dengan panjang 1,7 meter. Ketiga benda purbakala tersebut terbuat dari batu andesit.

Khusus benda purbakala berbentuk tugu atau prasasti, ada tulisan aksara kuadrat, dan aksara ini digunakan sebelum masa berdirinya Kerajaan Majapahit. Inskripsi tertulis di tugu tersebut merupakan sengkalan yang menunjukkan tahun 1171 saka atau 1250 Masehi. 

Didalam areal situs tersebut, terdapat 1 pohon berukuran sedang, tetapi daunnya selalu lebat, kendati musim kemarau. Disamping pohon tersebut, ada 4 makam yang dianggap oleh warga setempat sebagai sosok cikal bakal desa atau babad alas. 

Menanggapi aksi bersih-bersih tersebut, M.Dardiri, warga Desa Kandangan, mendukung upaya pelestarian benda-benda purbakala dalam bentuk apapun, termasuk bersih-bersih diareal situs Gentong Bioro. Menurutnya, pelestarian benda-benda purbakala adalah satu upaya menjaga bukti-bukti otentik eksistensi leluhur pada jamannya. 

“Kita selalu mendukung segala bentuk pelestarian situs-situs kuno. Karena dengan melestarikannya, kita menjaga bukti-bukti otentik dari leluhur kita,”ujarnya. 

Situs Gentong Bioro tidak sekedar benda purbakala, namun sudah menjadi identitas warga Dusun Bioro. Bahkan, sejak lama situs ini sudah menjadi incaran para pemerhati budaya, entah ingin meneliti korelasinya dengan sejarah atau hanya mengamati keunikan benda-benda kuno tersebut.