Detak-Palembang.com PALEMBANG – Satreskrim Polresta Palembang Unit Tekab 134 atau tim anti bandit pimpinan Kanit IPTU Tohirin menangkap Apriansyah (34) pelaku pengeroyokan yang sudah tiga tahun buron.

Pelaku yang tinggal di Jalan Kadir TKR Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang ini, ketika digiring ke Polresta Palembang pelaku ini hanya bisa tertunduk lesu dan mengakuai perbuatannya. Pelaku ditangkap polisi malam hari Selasa (20/8/2019) pukul 11.00 WIB.

Kanit Tekab 134 IPTU Tohirin mengatakan, pelaku diamankan dengan barang bukti satu bilah senjata tajam jenis pedang.

“Akibat ulahnya pelaku diancam Pasal 170 Ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,”kata Edi ditemui di ruangnya hari ini Rabu,(21/9/2019).

Dilanjutkannya kejadian pengeroyokan terjadi pada hari Ahad (17/4/2016) lalu sekitar pukul 23.30 Wib di Jalan Kadir TKR RT 42 RW 07 Kelurahan Karang anyar Kecamatan Gandus Palembang.

Kejadian berawal saat korban Ambran (36) yang masih satu kelurahan dengan pelaku, telah menuduh Apriansyah sebagai informan.

Lalu pelaku bersama adiknya Meriansyah tidak senang apa yang dituduhkan korban, akhirnya terjadilah pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka bacok di bagian kepala, luka bacok di jari jempol tangan sebelah kiri, luka bacok di jari tengah sebelah kiri, serta luka bacok di bagian betis kaki sebelah kiri.

Terpisah pelaku Apriansyah mengakui semua perbuatannya. Dia juga mengakui telah membacok korban dengan menggunakan pedang jenis samurai yang sekarang telah diamankan sebagai alat bukti.

“Memang benar pak kami bacok korban. Usai membacok korban, kami langsung melarikan diri ke rumah mertua di daerah Pemulutan Ogan Ilir. Adik saya duluan tertangkap, dan sudah menjalani hukuman di penjara. Sedangkan saya baru tertangkap,”katanya. (molem)