Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Terjadinya beberapa kali kecelakaan truk muatan besar beberapa waktu lalu, menyebabkan kemacetan yang sangat parah. Oleh karena itu Pemerintah Kota Palembang dan DPRD Kota membuat Peraturan Daerah (Perda) baru,  yakni Perda nomor 26 tahun 2019 untuk mengatur jaringan lalu lintas barang di Kota Palembang.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Supriyanto mengatakan bahwa saat ini jajarannya aktif mensosialisasikan Perda 26 tahun 2019 kepada perusahaan yang memiliki truk angkutan besar.

“Dengan Perda baru ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan raya. Kita sudah ketemu dengan Pelindo terkait Perda baru ini, agar mengatur truk muatan besar yang akan keluar atau menuju pelabuhan, sehingga memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ungkapnya, Rabu (28/08). 

Lanjutnya, dalam Perda itu diatur  jam masuk truk angkutan barang berat, seperti, truk trailer, kontainer dan fuso mulai dari pukul 21.00 WIB hingga pukul 06.00. Agus mengatakan, jam masuk untuk truk angkutan  berat tersebut tidak berlaku untuk truk PS.

“Selain mengatur jam masuk truk angkutan barang berat, kita juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi untuk melakukan Ramcheck kendaraan,” katanya.

Dijelaskannya, Ramcheck kendaraan adalah untuk mengecek kelayakan kendaraan angkutan berat. Ramcheck Itu dilakukan supaya tidak ada angkutan barang/kendaraan yang tak layak ketika masuk kota.